Edarkan Ekstasi, 3 Oknum Sabhara Polres Tanjungpinang Jadi Tersangka

Sindonews ยท Jumat, 28 Desember 2018 - 21:07 WIB
Edarkan Ekstasi, 3 Oknum Sabhara Polres Tanjungpinang Jadi Tersangka

Ilustrasi penangkapan. (Foto: Okezone)

TANJUNGPINANG, iNews.id - Tiga oknum Satuan Sabhara Polres Tanjungpinang ditetapkan sebagai tersangka karena kedapatan mengedarkan pil ekstasi. Dari tangan ketiga pelaku berinisial Bripda RS, Brigadir BS dan Briptu LM itu, polisi mengamankan delapan butir ekstasi warna hijau dan pink.

Kasatnarkoba Polres Tanjungpinang AKP R Moch Dwi Ramadhanto membenarkan bahwa ketiga oknum polisi tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Penangkapan ketiga pelaku bermula dari informasi masyarakat bahwa mereka kerap menjual pil ekstasi.

"Mereka sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba," ujar Ramadhanto saat ditemui di ruangan kerjanya, Jumat (28/12/2018).

Dia menjelaskan ketiga tersangka ditangkap di tiga tempat berbeda. Mulanya, polisi menangkap Bripda RS di depan Kafe Lumino, Tanjungpinang Kota saat hendak bertransaksi. Dari pengembangan Bripda RS mengarah kepada Briptu BS yang kemudian ditangkap di Asrama Polisi Jalan Sunario, Tanjungpinang Barat.

Kasatnarkoba Polres Tanjungpinang AKP R Moch Dwi Ramadhanto saat ditemui di kantornya. (Foto: Sindonews)

Yang terakhir, polisi menangkap Briptu LM saat hendak apel pagi di Mapolres Tanjungpinang. "Dari tangan Bripda RS barang buktinya ada enam butir ekstasi dan dua lagi dari Brigadir BS, sedangkan Briptu LM tidak ada barang bukti," kata Dwi.

Dia menjelaskan, dari pengakuan pelaku, ketiganya sudah mengedarkan pil ekstasi sebulan terakhir. Hasil uangnya digunakan untuk bersenang-senang. "Pengakuannya baru sebulan terakhir. Sudah banyaklah yang terjual," kata dia.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Juncto Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun dan minimal 6 tahun penjara. "Mereka sudah ditahan dan ditetapkan tersangka. Yang jelas kami masih dalami lagi kasusnya," kata dia.|

Dwi menegaskan, pihaknya tidak pandang bulu dalam memerangi narkotika. Dia menyampaikan, selama ini telah diingatkan kepada anggota polisi supaya tidak bermain-main dengan narkotika. Akan tetapi, ketiganya tidak mau mendengarkannya.

"Demi penegakan hukum, kami tak pandang bulu untuk menangkap siapa saja pelakunya. Yang jelas, saya dan Pak Kapolres (AKBP Ucok Lasdin Silalahi) selalu mengingatkan setiap apel supaya tidak main-main dengan narkotika," katanya.


Editor : Himas Puspito Putra