Geger, Mayat Janin Tanpa Kepala Ditemukan di Pantai Sekupang Batam

Okezone ยท Senin, 19 November 2018 - 22:22 WIB
Geger, Mayat Janin Tanpa Kepala Ditemukan di Pantai Sekupang Batam

Penemuan mayat bayi tanpa kepala menghebohkan warga di Pantai Sekupang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (19/11/2018). (Foto: Okezone)

BATAM, iNews.id - Sesosok mayat janin tanpa kepala ditemukan di bibir Pantai Sekupang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (19/11/2018). Saat ditemukan, kondisi mayat janin bayi ini sedang dimakan anjing.

Mayat janin ini pertama kali ditemukan oleh petugas cleaning service bernama M Nur Fatoni, yang sedang membersihkan sampah di bibir pantai. Saat itu, dia melihat jasad janin bayi tanpa kepala sedang dimakan anjing. Temuan tersebut langsung dilaporkannya kepada dua rekannya yang langsung melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksud.

Dugaan sementara, mayat janin bayi ini hanyut terbawa arus laut hingga ke bibir pantai. Saat ditemukan, kondisi mayat sudah tidak utuh dan tanpa kepala. Saksi yang menemukan jasad tersebut tidak melihat ari-ari bayi di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fahroji mengatakan, pihaknya masih mendalami penemuan jasad janin bayi tersebut. Ia menduga jasad bayi ini terbawa arus laut hingga terdampar di bibir pantai. “Untuk penyebab tidak utuhnya jasad bayi ini, kita belum bisa pastikan. Masih didalami," katanya, Senin (19/11/2018).

Oji menjelaskan, jasad bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki. Dari hasil pemeriksaan oleh Dokter Polisi Polda Kepri, dr Leo diketahui bahwa janin diperkirakan berusia 4-5 bulan dan sudah meninggal dunia sejak 2-3 hari lalu. "Dari hasil pemeriksaan juga diketahui bahwa ari-ari bayi sengaja dipotong bukan ditarik," kata Oji lagi.

Sementara itu, dari tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga mengamankan satu kantong plastik berwarna biru dan satu kantong plastik berwarna putih sebagai barang bukti. Kantong plastik ini diduga digunakan untuk membungkus jasad janin bayi.

Hingga saat ini, lanjut Oji, timnya masih melakukan penyelidikan atas kasus penemuan jawab janin bayi tersebut. Tim masih bergerak untuk mengetahui pelaku pembuang janin dan penyebab tidak utuhnya jasad tersebut. "Masih didalami. Perkembangannya nanti diinfokan," ujarnya.


Editor : Himas Puspito Putra