Geledah Rumdin, KPK Juga Periksa Gubernur Kepri di Mapolres Tanjungpinang

Sindonews, Humala Nasution ยท Rabu, 10 Juli 2019 - 23:22 WIB
Geledah Rumdin, KPK Juga Periksa Gubernur Kepri di Mapolres Tanjungpinang

Gubernur Kepri Nurdin Basirun masih menjalani pemeriksaan tim KPK di Mapolres Tanjungpinang, Kepri. (Foto: iNews.id/Humala Nasution)

BATAM, iNews.id – Tim KPK menggeledah rumah dinas (Rumdin) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun yang berada di Tepi Laut, Kota Tanjungpinang, Kepri.

Beredar kabar, saat ini Gubernur Kepri juga telah dibawa KPK ke Polres Tanjungpinang untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Belum diketahui pasti penggeledahan maupun pemeriksaan Nurdin Basirun oleh KPK.

"Iya bang saya dapat informasi, rumah dinas Pak Gubernur digeledah KPK selepas Magrib tadi. Selanjutnya Pak Gubernur dibawa rombongan KPK ke Polres Tanjungpinang," kata salah seorang ajudan gubernur yang tidak mau disebutkan namnaya melalui sambungan telepon, Rabu (10/7/2019) malam.

BACA JUGA: OTT, KPK Tangkap Kepala Daerah di Kepri

Pantauan di Kantor Polres Tanjungpinang tidak seperti biasanya, pintu gerbang dengan cat warna hitam dengan diselingi warna kuning yang biasanya selalu terbuka lebar, saat ini tertutup rapat dan dijaga ketat aparat kepolisiaan dengan senjata laras panjang lengkap. 

"Maaf mas tidak boleh masuk ini perintah atasan. Saya tidak diperbolehkan siapapun masuk ke dalam kecuali aparat dan yang berkepentingan," kata salah satu anggota polisi.

Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie membenarkan ada kegiatan KPK di Mapolres Tanjungpinang, tepatnya di ruangan Unit Reskrim. Namun, Alie tak mau membeberkan siapa orang yang diperikda KPK tersebut. "Saya jelaskan memang ada pemeriksaan tim dari Jakarta di bawah (ruang Reskrim). Yang melakukan periksaan itu KPK," kata Alie.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah belum menjelaskan detail perihal penangkapan tersebut. Begitu juga dengan kasus korupsi yang ditanganinya.

"Ya, ada tim penindakan ditugaskan di Kepri malam ini," kata Febri di Jakarta, Rabu (10/7/2019). Dia hanya menerangkan, sejumlah orang ditangkap.


Editor : Kastolani Marzuki