Imigrasi Pangkalpinang Tangkap 37 WNA Asal Thailand dan China

Sindonews ยท Rabu, 14 November 2018 - 09:31 WIB
Imigrasi Pangkalpinang Tangkap 37 WNA Asal Thailand dan China

Petugas Kantor Imigrasi Pangkalpinang menjaring 37 WNA dari kapal isap produksi (KIP). (Foto: SIndonews/Arsan Mailanto)

PANGKALPINANG, iNews.id – Sedikitnya 37 warga negara asing (WNA) asal Thailand dan China diamankan petugas Kantor Imigrasi Pangkalpinang. Mereka ditangkap dari sejumlah kapal isap produksi (KIP) yang beroperasi di perairan laut Sungailiat, Bangka dan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Kasubsi Teknologi Informasi dan Humas Imigrasi Pangkalpinang Iqbal Rifai mengatakan, operasi penangkapan ke-37 WNA ini dipimpin langsung Kepala Kantor Imigrasi Pangkalpinang Ari Yuliansah Dwi Putra beserta jajarannya. Hal ini sebagai bentuk pengawasan yang dilakukan Imigrasi Pangkalpinang.

"Operasi kami lakukan sejak Sabtu (10/11). Dalam giat itu diamankan 10 WNA, sembilan berasal dari Thailand dan seorang lagi dari China. Mereka diduga bekerja tersebar di lima KIP wilayah Bangka," katanya di Kantor Imigrasi Pangkalpinang, Selasa (13/11/2018).

BACA JUGA: Maria Ozawa Siap Tempuh Jalur Hukum jika Oknum Imigrasi Tak Minta Maaf

Selanjutnya operasi lanjutan menangkap 25 WNA dari 9 KIP di Kabupaten Bangka Barat, Minggu (11/11/2018). Ke-37 WNA itu saat iniada 37 WNA di ruang Detensi di Pangkalanbaru untuk menjalani pemeriksaan hingga hasil penyelidikan keluar.

"Jika dianggap bersalah, maka akan dilakukan deportasi atau dilakukan Pro Justitia. Pro Justitia ini biasanya diproses sampai ke pengadilan," ujarnya.

Iqbal juga menegaskan kantor imigrasi akan memanggil pihak penjamin untuk dilakukan pemeriksaan. Mereka diamankan lantaran diduga melanggar Pasal 122 Huruf a mengenai penyalahgunaan izin tinggal.

"Kami masih menunggu laporan dari intelijen karena semua informasi harus dihimpun dulu. Kalau sudah didapatkan data yang dianggap valid, maka akan kami lakukan operasi penangkapan. Saya imbau kepada para agen atau penjamin kapal isap agar lebih menaati aturan mengenai pekerja WNA sesuai aturan UU negara," ucapnya.

"Saya kira dalam tindak pencegahannya, sudah sering kita sosialisasikan dan dan diseminasi," tuturnya.


Editor : Donald Karouw