Insiden Kapal Tenggelam Terjadi Lagi, Satu Korban Tewas

Antara ยท Minggu, 24 Juni 2018 - 18:12 WIB
Insiden Kapal Tenggelam Terjadi Lagi, Satu Korban Tewas

Ilustrasi kapal tenggelam. (Foto: Okezone)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

BATAM, iNews.id – Kecelakaan yang melibatkan moda angkutan air kembali terjadi. Setelah sebelumnya peristiwa kecelakaan menimpa Kapal Motor (KM) Sinar Bangun dan  KM Ramos Risma Marisi di perairan Danau Toba, Sumatra Utara, hari ini insiden serupa dialami KM Berkat Anugrah di perairan Mentuda, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri).

Kapal yang berlayar dari Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi itu tenggelam saat sedang berlayar menuju Kota Batam, Kepri. “Saat ini penumpang dan awak kapal yang selamat dibawa ke Desa Tanjungkelit, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga,” tutur seorang warga Tanjungkelit, Abu, Minggu (24/6/2018).

Saat ditemukan, kapal naas itu dalam posisi terbalik dan terapung. Sejumlah penumpang dan awak kapal berhasil diselamatkan awak kapal MV Oceanna rute Dabo Singkep-Batam yang kebetulan tengah melintasi perairan Metunda.

Saat diselamatkan, penumpang dan awak kapal sudah terapung-apaung selama beberapa jam di laut. Berdasarkan data sementara yang dikumpulkan, KM Berkat Anugrah ditumpangi 13 orang, termasuk awak kapal.

Kapal MV Oceanna awalnya berhasil menyelamatkan 11 orang awak dan penumpang KM Berkat Anugrah. Satu orang dinyatakan meninggal dunia dan seorang lagi sempat dilaporkan hilang. Namun, setelah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Perairan Kepolisian Resor (Satpolair Polres) Lingga, korban yang hilang itu berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Dengan begitu, total ada 12 korban selamat yang ditemukan.

KM Berkat Anugrah sedianya berencana berlayar menuju Batam. Selain membawa penumpang, kapal itu juga mengangkut hasil pertanian seperti pisang dan sayur-sayuran.

Kapal tersebut berangkat dari Nipah Panjang pada Sabtu (23/6/2018) sekitar pukul 21.00 WIB. Cuaca buruk dan gelombang tinggi kemudian membuat kendaraan laut itu karam, kemudian tenggelam karena pompa tidak mampu menahan air yang masuk ke lambung kapal.

Satu korban meninggal diketahui bernama Eri (45), perempuan warga Bengkong Nusantara, Kota Batam. Saat ini, penumpang kapal meninggal dan yang selamat dievakuasi ke Desa Tanjungkelit. Di antara korban selamat terdapat satu anak laki-laki yang masih berusia lima tahun.


Editor : Ahmad Islamy Jamil