Kerangka di Septic Tank Dikaitkan dengan Purnawirawan TNI yang Hilang

Humala Nasution ยท Senin, 18 Februari 2019 - 13:43 WIB
Kerangka di Septic Tank Dikaitkan dengan Purnawirawan TNI yang Hilang

Petugas Polda Kepri mengevakuasi kerangka manusia dalam septic tank di rumah Jalan Melur Kilometer 8 Tanjungpinang, Kepri, Minggu (17/2/2019. (Foto: iNews/Humala Nasution)

TANJUNGPINANG, iNews.id – Kerangka manusia yang ditemukan dalam septic tank di sebuah rumah di Jalan Melur Kilometer 8 Tanjungpinang, Minggu (18/2/2019), masih dalam pemeriksaan untuk mengungkap identitasnya. Untuk sementara, kerangka itu mengarah pada seorang purnawirawan TNI AL yang hilang sejak Agustus 2018 lalu.

Dari informasi yang diperoleh, seorang purnawirawan TNI AL dilaporkan keluarganya hilang karena tidak pulang ke rumah sejak Agustus 2018 lalu. Hingga kini, keluarga tidak mengetahui keberadaannya.

Sementara hingga saat ini, Polda Kepri belum dapat menyampaikan identitas kerangka manusia yang ditemukan. Namun, berdasarkan temuan beberapa barang bukti sejumlah properti seperti pakaian yang dikenakan korban, petunjuk identitas kerangka manusia yang ditemukan di dalam septic tank sudah mulai mendapat titik terang.

“Identitas korban akan kita selesaikan hari ini, makanya ini ada Tim DVI. Karena ada temuan properti, istrinya (istri purnawirawan TNI AL) masih bisa kita mintai keterangan. Semoga hari ini sudah ada kesimpulan,” kata Kabid Dokkes Polda Kepri Kombes Pol Jarot Wibowo.

BACA JUGA:

Kerangka Manusia di Septic Tank, Polda Kepri Temukan Tanda Kekerasan

Warga Tanjungpinang Geger Ada Kerangka Manusia di Septic Tank

Mengenai kemungkinan kerangka korban mengarah kepada purnawirawan TNI AL yang hilang sejak Oktober 2018 lalu, Jarot mengatakan belum bisa menyebutkannya. Polisi masih harus melakukan serangkaian pemeriksaan untuk membuktikannya. Polda Kepri juga mengumpulkan keterangan dari keluarga purnawirawan TNI AL.

“Kita belum bisa mengatakan ini berapa persen karena ini masalah identitas. Alat bukti yang mendukung ke sana sudah ada, namun ada bukti kunci selain daripada DNA yang ditemukan Tim DVI. Kami mesti menunggu. Semoga hari ini sudah ada keterangan odontogram dan ini dokter gigi forensik masih ada di sini sehingga bisa kita bandingkan informasi antemortem sama yang didapat pada saat postmortem,” kata Jarot.

Dokter Forensik Polda Kepri, dr Agung sebelumnya mengatakan, pihaknya menemukan tanda-tanda kekerasan pada kerangka manusia yang ditemukan dalam septic tank di rumah di Jalan Melur Kilometer 8 Tanjungpinang, Minggu (18/2/2019). Tanda-tanda kekerasan itu di antaranya, tengkorak kepala yang retak, retakan di tulang hidung, tulang pipi patah, dan rahang bawah patah. Kemudian, ada retak di hampir seluruh rongga dada.

“Selain itu, saat ditemukan, kedua kaki kerangka manusia ini dalam keadaan terikat,” kata Dokter Frensik Polda Kepri, dr Agung.

Untuk sementara ini, Tim Forensik Polda Kepri telah merampungkan autopsi terhadap kerangka manusia yang ditemukan dalam septic tank. Polisi juga telah mengamankan barang bukti sejumlah properti yang dikenakan korban termasuk baju, celana, dan tali pinggang yang melekat saat kerangka ditemukan.


Editor : Maria Christina