Panglima TNI Resmikan Satuan TNI Terintegrasi Natuna

Andi Mohammad Ikhbal ยท Selasa, 18 Desember 2018 - 18:25 WIB
Panglima TNI Resmikan Satuan TNI Terintegrasi Natuna

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto cek pasukan saat peresmian Satuan TNI Terintergrasi Natuna. (Foto: Puspen TNI)

NATUNA, iNews.id – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meresmikan Satuan TNI Terintegrasi Natuna di Pelabuhan Faslabuh TNI AL, Selat Lampa, Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (18/12/2018). Pasukan ini merupakan program perencanaan strategis jangka menengah untuk membangun kekuatan TNI yang diharapkan mampu memberikan daya tangkal (detterence effect) terhadap ancaman khususnya di perbatasan.

“Peresmian Satuan TNI Terintegrasi Natuna ini juga merupakan perwujudan kontinuitas gagasan, di mana perencanaannya melibatkan para perwira TNI lintas generasi, dari Mabes TNI maupun Mabes Angkatan. Pembangunan Satuan TNI Terintegrasi akan terus dilanjutkan di pulau-pulau strategis lainnya sesuai tahapan pembangunan di Renstra berikutnya,” ujarnya Panglima TNI didampingi Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Panglima TNI menjelaskan, kedepannya Satuan TNI Terintegrasi direncanakan akan menjadi bagian dari Komando Gabungan Wilayah Pertahanan yang segera dibentuk.  Satuan TNI Terintegrasi saat ini masih berupa Embrio yang terdiri atas satuan TNI AD dari Batalyon Komposit, yang diperkuat Kompi Zeni Tempur, Baterai Rudal Artileri Pertahan Udara dan Baterai Artileri Medan.

BACA JUGA: Kementan Gandeng TNI/Polri Awasi Zona Rawan Penyelundupan

Untuk Pangkalan TNI AL juga terdapat Kompi Komposit Marinir dan fasilitas pelabuhan untuk mendukung operasional Kapal Perang TNI AL yang beroperasi di sekitar perairan Natuna. Sementara Pangkalan Udara TNI AU dilengkapi berbagai fasilitas, seperti Hanggar Integratif dan Hanggar Skuadron Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk mendukung operasional Pesawat Udara TNI.

"Selain itu juga dilengkapi dengan mess dan Rumah Sakit (RS) Integratif untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi seluruh prajurit TNI di Natuna,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Lebih lanjut disampaikannya, Satuan TNI Terintegrasi Natuna masih akan terus berkembang sesuai peningkatan eskalasi ancaman. Menurutnya, perencanaan ke depan dimungkinkan untuk menyempurnakannya menjadi organisasi permanen dan tergabung dalam satu komando yang dilengkapi dengan sistem kendali operasi berbasis kemampuan network centric warfare.


Editor : Donald Karouw