Pembunuh Wanita di Batam Tertangkap, Motifnya karena Dendam

Gusti Yennosa ยท Selasa, 12 Februari 2019 - 12:22 WIB
Pembunuh Wanita di Batam Tertangkap, Motifnya karena Dendam

Tersangka Y yang diduga menjadi pelaku pembununhan Fitria, wanita muda di Batam. (Foto: iNews/Gusti Yennosa).

BATAM, iNews.id - Polres Batam Rempang dan Galang (Barelang), Kepulauan Riau, menangkap seorang pelaku pembunuhan wanita muda yang jasadnya bersimbah darah di depan kamar. Motifnya karena masalah dendam yang sudah lama dipendam pelaku.

Tersangka berinisial Y (24) diamankan polisi di kamar kos-kosannya di kawasan Bengkong Permai, Jalan Bengkong Baru, Kecamatan Bengkong, Kota Batam pada Senin (11/2/2019) malam.

"Saya dendam. Sudah lama dendam, tapi baru satu bulan ini bertemu dengan dia (korban)," kata Y kepada iNews saat digiring petugas kepolisian menuju Mapolres Barelang, Kota Batam, Kepri.

BACA JUGA: Diduga Dibunuh, Wanita di Batam Tewas Bersimbah Darah di Kamarnya

Dia mengatakan, dendam ini berawal beberapa tahun lalu ketika dirinya masih menjalin hubungan dengan mantan kekasihnya. Namun, karena korban lah hubungan dia dan pacarnya menjadi berantakan.

"Saya tusuk dia. Tidak tahu berapa kali, banyak. Memang dia sendiri di rumah dan sudah saya incar," kata Y.

Kasat Reskrim Polres Barelang, AKP Andri Kurniawan mengatakan, petugas langsung menelusuri kasus ini setelah mencurigai korban tewas karena dibunuh. Saat ini, pihaknya sedang melakukan olah TKP untuk mendalami peristiwa pembunuhan ini.

BACA JUGA: Polisi Amankan Muncikari Online Antarprovinsi di Batam

"Kami menangkap di kos-kosannya," ujar Andri.

Polisi sementara ini masih akan mendalami keterangan tersangka dan para saksi. Kalau menurut pengakuan pelaku, dia dan korban sudah saling mengenal. Namun petugas tetap memeriksa tersangka lebih dulu.

"Nanti kami sampaikan, begitu juga motifnya, akan ditelusuri dulu," kata dia.

Sebelumnya, seorang wanita keturunan Tionghoa di Kota Batam, Kepri, bernama Fitri atau Yuwewe (25) ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya pada Senin (11/2/2019) siang.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal