Polda Kepri Pecahkan Rekor Muri Perpanjangan SIM Terbanyak

Kastolani ยท Senin, 25 Februari 2019 - 04:11 WIB
Polda Kepri Pecahkan Rekor Muri Perpanjangan SIM Terbanyak

Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Andap Bhudi Revianto saat menggelar Millenial Road Safety Kepulauan Riau di Bintan, Batam. (Foto: istimewa)

BATAM, iNews.id - Polda Kepulauan Riau (Kepri) berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) dalam hal pelayanan perpanjangan surat izin mengemudi (SIM) di hari libur dengan peserta terbanyak se-Indonesia.

Rekor MURI ini diberikan kepada Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Andap Bhudi Revianto sebagai penggagas pemecahan rekor pelayanan perpanjangan SIM terbanyak di dunia pada hari libur yang diserahkan langsung Manager Muri Indonesia di panggung Millenial Road Safety Kepulauan Riau.

Pelaksanaan perpanjangan SIM A dan C ini dilakukan di ajang acara Milenial Road Safety Festival (MRSF) yang berlangsung di Alun-alun Engku Putri, Batam Center dan di seluruh Polres di jajaran Polda Kepri, Minggu (24/2/2019).

"Tidak kurang dari 1.000 SIM milik masyarakat yang telah diperpanjang dihari libur ini. Dan MURI mencatat ini tidak hanya memecahkan rekor Indonesia, tapi juga rekor dunia. Karena belum ada yang melakukan ini," kata Manager MURI, Ridho Al Amin.

BACA JUGA: 150.000 Warga Banjiri Millennial Road Safety Festival Polda Kepri

Direktur Lalu Lintas Polda Kepri Kombes Pol Roy Aryah Candra mengungkapkan rasa syukurnya, karena 85 persen pengunjung acara MRSF yang merupakan kalangan milenial, menyambut antusias sehingga yang datang lebih dari 150.000 orang dan salah satu acaranya berhasil memecahkan rekor Muri.

"Melihat antusiasme pengunjung, sekalian kita lakukan kampanye tertib dan aman berlalu lintas, kita juga buka layanan perpanjangan SIM secara gratis, agar masyarakat bisa berkendara dengan melengkapi surat-surat sesuai ketentuan," kata Roy.

Untuk selanjutnya, kata dia, Ditlantas Polda Riau akan melihat dan mengevaluasi dulu, apakah pelayanan perpanjangan SIM di hari libur efektif atau tidak. "Kalau antusiasme masyarakat cukup besar, ya kenapa tidak," katanya.


Editor : Kastolani Marzuki