Sebelum Dibuang ke Sungai, Mayat Wanita Dalam Karung Dibunuh di Kebun

Antara, Humala Nasution, Sindonews ยท Rabu, 18 Juli 2018 - 20:40 WIB
Sebelum Dibuang ke Sungai, Mayat Wanita Dalam Karung Dibunuh di Kebun

Pelaku pembunuhan terhadap Supartini, Nasrun DJ (pakai sebo) saat menjalani pra rekonstruksi di kebun milik mertuanya di Tanjungpinang. (Foto: Dok.SINDOnews)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

TANJUNGPINANG, iNews.id – Aksi pembunuhan yang dilakukan Nasrun DJ (58) terhadap Supartini (37) janda beranak satu yang mayatnya ditemukan dalam karung mengapung di sungai sungguh sangat keji.

Pelaku diketahui menghabisi nyawa korban menggunakan kayu balok di kebun milik mertuanya di Jalan TPA Kampung Air Bukit, RT01/RW08, Kelurahan Pinang Kencana, Tanjungpinang Timur, Rabu (18/7/2018). Nasrun memukul korban di semak-semak. Setelah itu, pelaku membuang jasad korban di bawah Jembatan Wacopek, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Hal tersebut terungkap saat jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang melakukan prarekontruksi dengan membawa terduga pelaku di kebun. Selama di kebun itu, Nasrun menunjukkan tempat-tempatnya saat menghabisi nyawa korban dan kayu balok yang diambil pelaku dari semak-semak bawah pohon kelapa. "Coba tunjukkan di mana kau memukul korban. Di mana kayu yang kau gunakan itu," kata petugas kepada pelaku.

BACA JUGA:

Pembunuh Wanita Dalam Karung Ditangkap, Pelaku Diduga Pacar Korban

Mayat Wanita Dalam Karung Mengapung di Sungai, Diduga Dibunuh

Identitas Mayat Perempuan Dalam Karung di Tanjungpinang Terungkap



Selama lebih dari satu jam, beberapa kali Nasrun bolak-balik di dalam lokasi kejadian. Setelah itu, Nasrun masuk ke dalam rumah kosong di samping  kebun tempat eksekusi korban. Setelah menghabisi nyawa korban, Nasrun membawa jasad korban dengan mobilnya. Awalnya, Nasrun hendak membuang jasad Supartini di Jembatan Seiladi Senggarang.

Namun, niatnya batal. Kemudian, Nasrun melanjutkan perjalanannya ke Jembatan Wacopek. Dari kebun itu, petugas menemukan sendal korban, kayu balok, dan bantal dari rumah kosong itu. "Hari ini kita lakukan pra rekontruksi. Untuk lebih jelasnya besok akan dirilis Pak Kapolres," kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiroseno seusai melakukan pra rekonstruksi.

Bani (51), warga TPA Ganet mengaku kaget dengan aksi pembunuhan yang dilakukan Nasrun. Dia menuturkan, selama ini sering melihat Nasrun datang ke kebun untuk memberi makan ternak ayamnya. Dia menyampaikan rumah di kebun itu baru-baru ini kosong. Selama ini Nasrun yang selalu datang ke kebun dan rumahnya. "Saya tidak menyangka kebunnya (Nasrun) dijadikan tempat pembunuhan. Dia ternak ayam di sini," kata Bani.

Sebelumnya, pelaku pembunuhan terhadap Supartini (37) yang jasadnya terbungkus karung dan mengapung di sungai berhasil ditangkap petugas Satreskrim Polres Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Pelaku berinisial N, salah seorang karyawan perusahaan perumahan.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengatakan, pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah N pacar korban atau bukan. "Yang pasti intensitas pertemuan N dengan korban cukup tinggi," ujarnya, Rabu (19/7/2018).

Jasad Supartini pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan dalam kondisi mengenaskan. Sebagian tubuh korban tertutup karung, dan dalam posisi terikat. Korban diperkirakan sudah dibunuh tiga hari sebelum jasadnya mengapung. Foto-foto korban, mulai dari lokasi kejadian hingga di rumah sakit beredar luas.


Editor : Kastolani Marzuki