Terombang-ambing 12 Jam, 4 Pemancing di Perairan Bintan Dievakuasi

Sindonews ยท Rabu, 22 Mei 2019 - 01:10 WIB
Terombang-ambing 12 Jam, 4 Pemancing di Perairan Bintan Dievakuasi

Proses evakuasi pemancing yang sempat terombang-ambing 12 jam di Perairan Bintang. (Foto: Sindonews)

TANJUNGPINANG, iNews.id - Tim SAR berhasil mengevakuasi empat orang pemancing yang terombang-ambing di laut selama 12 jam. Perahu yang mereka tumpangi mengalami mati mesin di perairan Pulau Cempedak, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Keempat korban yakni, Muhammad Zulfahmi (27), Muhammad Azlansyah (27), Yolan Ramanda (26) dan Endrik (36). Mereka merupakan warga Kabupaten Tanjungpinang yang mengalamii mati mesin saat perjalanan pulang.

"Ya, benar. Tim telah menyelamatkan keempat pemancing yang perahunya mengalami mati mesin di perairan Pulau Cempedak," kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (20/5/2019).

BACA JUGA: Kapal Longboat yang Hilang Kontak Ditemukan, 32 Penumpang Dievakuasi ke Timika

Dia mengatakan, tim SAR menerima informasi dari Masakena pegawai Badan Penanggulangan Bencana Dearah (BPBD) Tanjungpinang. Dilaporkan ada kecelakaan pelayaran pada Senin (20/5/2019) malam.

"Mendapat informasi itu Kapal RB 209 bergerak menuju lokasi dan langsung melaksanakan pencarian," kata Mu'min.

Dia mencaritakan, kronologi kejadian yang dialami korban setelah selesai mancing, hendak pulang. Namun, tiba-tiba perahunya terkena angin kencang yang membuat mesin kapal tersebut mati, sehingga kapalnya hanyut terbawa arus.

BACA JUGA: Longboat Berpenumpang 30 Orang Hilang Kontak di Perairan Asmat

"Jadi, setelah selesai mancing korban hendak pulang tiba-tiba terkena angin. Ketika mesin kapal mati, kapalnya hanyut sampai di perairan selatan Pulau Cempedak," ujarnya.

Setelah beberapa jam melakukan pencarian di sekitar lokasi, kata dia, tim SAR melihat kapal pompong yang ditumpangi korban sedang terombang-ambing. Kemudian, petugas mengambil langkah menggunakan sekoci untuk mengevakuasi korban.

Selanjutnya, keempat korban dibawa kapal RB 209 menuju Pelabuhan Masyarakat Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan.

"Kapal RB 209 menemukan keempat korban dengan selamat, selanjutnya dievakuasi Kapal RB 209," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal