Tugboat Tabrak Kapal Tanker di Selat Singapura, 2 ABK WNI Tewas

Okezone ยท Jumat, 08 Februari 2019 - 21:52 WIB
Tugboat Tabrak Kapal Tanker di Selat Singapura, 2 ABK WNI Tewas

Tim SAR mencari dua ABK yang sempat dinyatakan hilang saat tabrakan kapal tugboat Koi 3 berbendera Sierra Leone bertabrakan dengan kapal tanker Shun Sheng di Selat Singapura, Jumat (8/2/2019). (Foto: IST)

TANJUNGPINANG, iNews.id – Kapal tugboat Koi 3 berbendera Sierra Leone bertabrakan dengan kapal tanker Shun Sheng di Selat Singapura, Kamis (7/2/2019) dini hari. Akibatnya, dua anak buah kapal (ABK) tugboat berkewarganegaraan Indonesia (WNI) tewas setelah sebelumnya sempat dinyatakan hilang.

Kedua ABK Tugboat Koi 3 yakni, Budi Setiyoki dan Dodi Maulana. Jenazah kedua korban ditemukan Tim SAR Singapura di kabin dek utama kapal.

“Kami mendapat informasi dari pihak Singapura bahwa dua korban hilang (Budi dan Dodi) sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Budi Cahyadi, Jumat (8/2/2019).

BACA JUGA:

Kapal Sri Mulyo Tenggelam, 10 ABK Terapung 10 Jam di Perairan Madura

Kapal KMP Pratitha IV Berpenumpang 383 Orang Kandas di Selat Bali  

Budi menuturkan, kabar tersebut diketahui setelah diberitahu perkembangan operasi SAR pascatabrakan antara kapal tanker Shun Sheng dengan Tugboat Koi 3 yang menarik Tongkang Koi 5 bermuatan pasir di Perairan Selat Singapura. Kedua korban ditemukan Maritime and Port Authority (MPA) Singapure yang melakukan penyelaman di kapal Tugboat Koi 3 berisi enam orang.

“MPA Singapura menemukan mayat di kabin dek utama kapal Tugboat Koi 3. Jasad korban telah diserahkan ke kepolisian Singapura untuk diidentifikasi,” ujar Budi.

Sementara untuk empat kru kapal lainnya, yakni Iswahyudi, Syamsu Alam, Karjan dan Setia Budi Damai dalam kondisi selamat. Keempat korban itu telah berada di asrama pemilik perusahaan tempat mereka bekerja.

“Untuk empat orang lagi sudah berada di dormitory (asrama) pemilik kapalnya,” ujar Budi.


Editor : Maria Christina