1 Orang Tewas dan 177 Rumah Rusak akibat Banjir Bandang di Tanggamus

Indra Siregar ยท Kamis, 08 November 2018 - 21:38 WIB
1 Orang Tewas dan 177 Rumah Rusak akibat Banjir Bandang di Tanggamus

Sebuah musala tampak berdiri kokoh meski diterjang banjir bandang di Pekon Way Umbar, Tanggamus, Lampung, Kamis (8/11/2018). (Foto: iNews.id/Indra Siregar)

TANGGAMUS - Banjir bandang menerjang Pekon Way Umbar, Kelumbayan, Tanggamus, Provinsi Lampung, Kamis (8/11/2018) dini hari. Bencana itu mengakibatkan satu orang tewas dan 170 rumah rusak. Dari jumlah itu, 22 rumah rumah warga di antaranya hanyut disapu banjir bandang.

Korban tewas diketahui bernama Baicik (60). Saat kejadian, korban terjebak di dalam rumah. Jenazah korban kemudian dimakamkan pihak keluarga Kamis sore.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus, Romas Yadi mengatakan, selain merusak ratusan rumah warga, banjir bandang juga mengakibatkan sejumlah dusun terisolasi akibat jembatan gantung yang jadi akses utama putus dan jalan tertutup longsor.

“Listrik di beberapa dusun juga masih padam akibat banjir bandang. Kami juga menemukan sejumlah sepeda motor yang hanyut terbawa banjir,” kata Romas.

BACA JUGA:

Banjir Bandang-Longsor di Madina, 1 Orang Tewas dan 77 Rumah Hanyut

Satu Kampung Nyaris Hilang Disapu Banjir Bandang di Madina

Curah Hujan Tinggi Sebabkan Longsor dan Banjir di Mandailing Natal

Dia mengatakan, BPBD Tanggamus dan relawan mendirikan posko bencana di Pekon Umar untuk mendistribusikan makanan siap saji, tikar dan tenda menampung warga yang kehilangan rumah. “Untuk logistik sebagian sudah sampai dan ada yang masih dalam perjalanan,” ucapnya.



Terkait bencana itu, Romas mengimbau kepada masyarakat khususnya yang tinggal di pinggir sungai untuk terus waspada terutama saat turun hujan deras. Sebab, dari prakiraan BMKG curah hujan dalam beberapa hari ke depan masih tinggi. “Kalau turun hujan deras dalam tempo lama sebaiknya siap-siap mengungsi ke tempat yang lebih aman,” tandasnya.


Editor : Kastolani Marzuki