Ibu Pembunuh 2 Anak Kandung di Pesawaran Bakal Dites Kejiwaan

Andres Afandi · Selasa, 17 Juli 2018 - 14:42 WIB
Ibu Pembunuh 2 Anak Kandung di Pesawaran Bakal Dites Kejiwaan

Pelaku pembunuhan dua anak kandung yang kondisinya stabil setelah coba bunuh diri. (Foto: iNews/Andres Affandi)

BANDAR LAMPUNG, iNews.id – Kesehatan Dormin Shite, seorang ibu asal Pesawaran, Lampung,  yang mencoba bunuh diri setelah membunuh dua anak kandungnya berangsur pulih. Pelaku pembunuhan sadis itu kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Muluk, Bandar Lampung.

Meski dalam kondisi lemah, namun pelaku sudah bisa duduk di atas ranjangnya. Kondisinya juga cukup stabil dan bisa diajak berkomunikasi. “Kondisi pasien sudah mulai pulih. Dia juga kooperatif dan nyambung saat diajak bicara,” kata Devi, Dokter RSUD Abdul Muluk, Selasa (17/7/2018).

Dokter Devi yang menangani perkembangan kesehatan Dormin Shite mengatakan, saat datang pasiennya sempat kritis karena ada enam luka sayatan di bagian perut. Namun setelah dua hari dirawat, kondisinya membaik.

Dia mengaku belum bisa berkomentar lebih soal kondisi kejiwaan korban Karena itu bukan spesialisasinya. Namun pasiennya tampak masih terguncang dan depresi. “Kami sudah berkoordinasi untuk membawa pasien ke dokter spesialis kejiwaan jika kondisinya sudah memungkinkan,” ujarnya.

BACA JUGA: Sadis, Ibu di Pesawaran Tega Bunuh 2 Anak Kandung Lalu Coba Bunuh Diri

Pemeriksaan kejiwaan ini sesuai dengan instruksi polisi untuk kepentingan penyelidikan, sekaligus mengungkap motif pembunuhan sadis tersebut. Pelaku yang kini menjadi pasien rumah sakit (RS) tersebut mendapat penjagaan petugas Polres Pesawaran.

Diketahui, kasus pembunuhan mengerikan terjadi di Dusun Kelapa Dua, Desa Kota Agung, Kecamatan Tegeneneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Dormin Shite tega membunuh dua anak kandungnya masing-masing Robin Nicolas Manurung (8) dan Marcel Rafael Manurung (3) dengan sebilah senjata tajam (sajam). Seusai memastikan kedua anaknya sudah tak bernyawa, pelaku kemudian mencoba bunuh diri dengan menusukan pisau ke tubuhnya.

Namun perbuatan pelaku diketahui suaminya Punggung Manulang. Sang suami kemudian membawa kedua anaknya ke RS namun sudah tak tertolong. Sementara pelaku masih bisa terselamatkan setelah dibawa oleh kerabat dan warga setempat.


Editor : Donald Karouw