Bayi Perempuan Ditemukan Mengambang di Sungai Lengkap dengan Ari-Ari

Andres Afandi ยท Rabu, 01 Agustus 2018 - 22:29 WIB
Bayi Perempuan Ditemukan Mengambang di Sungai Lengkap dengan Ari-Ari

Sunardi, salah seorang saksi memperlihatkan lokasi penemuan mayat bayi perempuan berari-ari di Sungai Gang Mawar, Jalan Panglima Polim Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Rabu (1/8/2018) siang. (Foto: iNews/Andres Afandi)

BANDAR LAMPUNG, iNews.id - Sesosok jasad bayi perempuan yang masih lengkap dengan tali pusar dan ari-arinya ditemukan warga mengambang di aliran Sungai Gang Mawar, Jalan Panglima Polim Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Rabu (1/8/2018) siang. Bayi malang diduga sengaja dibuang lantaran hasil hubungan gelap.

Proses evakuasi jasad bayi malang tersebut oleh petugas polisi sempat abadikan salah seorang warga video rekaman ponselnya. Penemuan jasad bayi baru lahir ini sontak membuat warga Gang Mawar, Jalan Panglima Polim Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, gempar. Warga berbondong-bondong melihat jasad bayi yang mengambang di aliran sungai itu.

Jasad bayi yang masih lengkap dengan tali pusar, dan ari-arinya ini, pertama kali ditemukan oleh seorang buruh bangunan saat melintas di pinggiran sungai. Saat pertama kali ditemukan, jasad sang bayi tersangkut di sampah dengan kondisi tertelungkup dan badannya mulai membengkak.

“Awalnya saya kira boneka. Pas saya dekati ternyata ada ari-arinya dan beneran bayi. Pas ditemukan bayinya telanjang begitu saja. Tanpa dibungkus kain atau pembungkus lainnya,” ucap Sunardi, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Rabu (1/8/2018).

Sementara di sekitar lokasi, warga menemukan sejumlah bercak darah yang diduga milik orang tua sang bayi.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Harto Agung Cahyono menjelaskan, saat ini petugas masih memeriksa sejumlah saksi di lapangan. Petugas juga mendata beberapa warga terutama rumah yang dijadikan sebagai kos-kosan di daerah tersebut.

“Diperkirakan bayi tersebut dibuang pada subuh atau dini hari dan ditemukan pada pagi harinya. Saat ini kami masih memeriksa sejumlah saksi yang diperkirakan mengetahui siapa pembuang bayi tersebut,” kata Harto.

Jasad bayi malang ini kemudian dibawa ke Ruang Forensik Rumah Sakit Umum Abdul Muluk Bandar Lampung untuk divisum guna memastikan penyebab kematiannya.


Editor : Himas Puspito Putra