Pemkab Lampung Timur Bakal Gelar Festival Way Kambas 2018

Antara ยท Jumat, 31 Agustus 2018 - 10:50 WIB
Pemkab Lampung Timur Bakal Gelar Festival Way Kambas 2018

Gajah terlatih dari Taman Wisata Way Kambas Lampung Timur ikut memeriahkan acara pawai budaya di Bandar Lampung, Lampung (26/8). (Foto: Antara/Ardiansyah).

BANDARLAMPUNG, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur, Lampung, bakal menggelar Festival Way Kambas XVIII, pada 9 - 11 November 2018. Puluhan ribu orang diperkirakan akan menyaksikan festival tahunan itu.

"Berkaitan itu, logo Festival Way Kambas 2018 telah diluncurkan, yakni gajah dan badak sumatera," kata Kepala Bagian Humas Pemkab Lampung Timur Mudjianto di Sukadana, Lampung Timur, Jumat (31/8/2018).

Dia menjelaskan logo Festival Way Kambas dihasilkan melalui sayembara. Sebagai pemenangnya yaitu logo yang menampilkan badak sumatera bercula dua menghadap ke kanan, dan gajah sumatera di sampingnya menghadap ke kiri dan sebuah pohon berdaun lebat menaungi kedua satwa dilindungi itu.

Dia menyebutkan gajah merupakan ikon Taman Nasional Way Kambas (TNWK). "Gajah melambangkan kekuatan, ketegaran, kecerdasan, dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya.

Menurutnya, badak merupakan ikon Kabupaten Lampung Timur yang melambangkan keberanian dan tekad yang kuat membangun daerah. Pohon berdaun lebat merupakan simbol kawasan konservasi, kemakmuran dan kesejahteraan buat masyarakat.

Logo Festival Way Kambas 2017 menampilkan gambar ikon gajah Nunik dan badak Sumatera bercula dua Delilah dalam sebuah lingkaran dengan latar belakang sebuah pohon yang disinari cahaya.

Dalam logo gajah sedang memegang kamera dan menghadap sisi sebelah kanan yang melambangkan Nunik yang merupakan gajah kecil berkelamin betina, sehat, lincah dan selalu berpandangan positif tentang pariwisata di Kabupaten Lampung Timur.

Sementara gambar badak Delilah menghadap sisi kiri menggambarkan pekerja keras dan pantang menyerah. Lingkaran biru dan hijau melambangkan pesona keindahan dan kesuburan tanah alami TNWK.


Editor : Muhammad Saiful Hadi