Gunung Anak Krakatau Masih Keluarkan Guguran Lava Pijar

Antara ยท Senin, 17 September 2018 - 08:29 WIB
Gunung Anak Krakatau Masih Keluarkan Guguran Lava Pijar

Gunung Anak Krakatau. (Foto: Dok. iNews.id)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, sepanjang Minggu (16/9/2018) hingga Senin (17/9/2018) dini hari masih tinggi. Dari pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) diketahui, Gunung Anak Krakatau masih mengeluarkan guguran lava pijar ke selatan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dalam rilisnya menyebutkan, aktivitas Gunung Anak Krakatau periode pengamatan 16 September 2018, pukul 00.00 sampai dengan 24.00 WIB, menunjukkan secara visual kondisi gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

“Visual pada malam hari baik langsung maupun lewat CCTV teramati sinar api dan guguran lava pijar ke arah selatan. Terdengar suara dentuman dan getaran yang lemah dirasakan di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau. Namun, kondisi ombak laut tenang,” ucap petugas PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau, Deny Mardiono, lewat rilis Senin (17/9/2018) pagi.

Selain itu, dari sisi kegempaan terjadi Tremor Menerus (Microtremor) yang terekam dengan amplitudo 17-52 milimeter (mm) pada dominan 47 mm.

Gunung api di dalam laut itu cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah utara dan timur laut. Suhu udara 23-32 derajat Celsius, kelembapan udara 32-91 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

“Kesimpulannya tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level II (Waspada), dan direkomendasikan masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius dua kilometer dari kawah,” kata Deny.


Editor : Himas Puspito Putra