80 Persen Bangunan Utama Kantor Mapolres Lampung Ludes Terbakar

Heri Fulistiawan, Antara ยท Kamis, 02 Mei 2019 - 23:18 WIB
80 Persen Bangunan Utama Kantor Mapolres Lampung Ludes Terbakar

Kantor Mapolres Lampung Selatan hampir 80 persen bangunan utamanya ludes terbakar. (Foto: Antara)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Api yang melalap Kantor Mapolres Lampung Selatan di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, menghanguskan sekitar 80 persen bangunan utama.

Kasubag Humas Polres Lampung Selatan Iptu Dahlan mengungkapkan, dampak kerusakan dalam kebakaran tersebut mengakibatkan 80 persen bangunan utama polres ludes terbakar.

“Saat ini, kami mendata kerugian dan masih berupaya menyelamatkan barang-barang, terutama di gudang senjata yang terbakar,” katanya, Kamis (2/5/2019).

Dia menjelaskan, kronologis kebakaran itu, yakni bermula api muncul dari dalam ruang Seksi Umum/SIUM yang bersebelahan dengan ruang Bagian Perencanaan Polres Lampung Selatan.

"Pukul 11.15 WIB, api terlihat menjilat-jilat ke atas. Begitu kami lihat, kami ke belakang ambil air tetapi api keburu membesar dan menjalar ke atas," katanya.

BACA JUGA:

Gudang Senjata Mapolres Lamsel Ludes Terbakar, Warga Panik Berhamburan

Mapolres Lampung Selatan Terbakar Hebat Siang Ini

Selanjutnya, api terus menjalar ke ruang-ruang utama, seperti ruangan kapolres, wakapolres, dan ruangan staf. "Kami sempat padamkan. Akan tetapi api terus besar dan menjalar," ujarnya.

Api kemudian merambat ke belakang, ruang tahanan yang dihuni 53 tahanan. "Kami lalu mengambil langkah menyelamatkan mereka," ucapnya.

Api juga merambat ke gudang senjata. "Gudang senjata terbakar juga," kata dia lagi.

BACA JUGA: Suara Ledakan Terdengar Beberapa Kali saat Kebakaran Mapolres Lamsel

Dalam kejadian tersebut, kata Dahlan, tidak mengakibatkan korban jiwa, baik dari jajaran polres, staf, maupun tahanan. "Korban jiwa tidak ada. Namun, ada staf PNS kami yang pingsan, kemudian dilarikan ke rumah sakit," ujarnya pula.

Sementara itu, puluhan petugas dan kendaraan water cannon masih berjaga-jaga di lokasi menyusul munculnya kembali kobaran api akibat tiupan angin kencang. Api sebelumnya sempat dipadamkan jelang sore hari.

Namun, akibat tiupan angin yang begitu kencang membuat api yang sempat padam kembali menyala. Banyak sisa material yang mudah terbakar membuat api sedikit demi sedikit kembali hidup dan membakar sisa-sisa material.


Editor : Kastolani Marzuki