Aktivitas Tremor Anak Krakatau Masih Tinggi, PVMBG Catat 60 Kali Gempa

Antara ยท Kamis, 03 Januari 2019 - 07:47 WIB
Aktivitas Tremor Anak Krakatau Masih Tinggi, PVMBG Catat 60 Kali Gempa

Erupsi Gunung Anak Krakatau beberapa waktu lalu. (Foto: dok iNews)

LAMPUNG, iNews.idGunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, masih menunjukkan aktivitas tremor vulkanik. Hasil analisa, gunung api aktif tersebut mengalami 60 gempa letusan, 32 embusan dan sekali gempa tektonik sepanjang Rabu (2/1/2019) hingga Kamis (3/1/2019) dini hari.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebutkan, Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau mendeteksi 60 gempa letusan dengan amplitudo 16 hingga 30 mm dan berdurasi 38 sampai 120 detik.

BACA JUGA:  Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, BMKG Pasang Alat Sensor

Gempa embusan terjadi 32 kali dengan amplitudo 8 hingga 28 mm dan berdurasi 39 sampai 145 detik. Sementara gempa tektonik dengan amplitudo 13 mm, dengan durasi 100 detik. Data dari Stasiun Sertung di Selat Sunda juga menunjukkan tremor menerus masih meliputi gunung api tersebut.

Sepanjang hari pengamatan, Pos Pengamatan juga memantau adanya asap kawah bertekanan sedang hingga kuat berwarna putih, kelabu dan hitam tebal dengan tinggi 200 sampai 1.500 meter di atas puncak kawah. Namun tidak terdengar adanya dentuman.Diketahui, ketinggian Gunung Anak Krakatau kini menyusut menjadi 110 meter dari permukaan laut (mdpl) dari sebelumnya 338 mdpl.

“Hasil pengamatan, status aktivitas Gunung Anak Krakatau masih pada Level III (Siaga), dan merekomendasikan warga maupun wisatawan tidak mendekat dalam radius lima kilometer dari kawah,” tulis PVMBG dalam siaran pers-nya.


Editor : Donald Karouw