Bertemu Petani di Pringsewu, Jokowi: Saya Bahagia, Saya Ini Wong Deso

Antara ยท Sabtu, 24 November 2018 - 20:54 WIB
Bertemu Petani di Pringsewu, Jokowi: Saya Bahagia, Saya Ini Wong Deso

Presiden Joko Widodo menyapa warga seusai menghadiri Temu Petani Lampung di Desa Palayangan, Pringsewu, Lampung, Sabtu (24/11/2018).(ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

PRINGSEWU, iNews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pertemuan bersama kelompok tani di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Jokowi mengaku bahagia berada di persawahan dan bertemu dengan para petani.

“Kenapa saya sampaikan saya senang, saya bahagia, karena memang masa kecil saya itu ada di desa. Saya ini wong deso,” kata Jokowi dalam sambutannya saat acara Temu Petani Lampung Bersama Presiden RI di Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Sabtu sore (24/11/2018).

Acara itu diselenggarakan dengan tema “Bersama Mewujudkan Kesejahteraan Petani”. Sejumlah petani dari Provinsi Lampung berkumpul di tenda yang didirikan di wilayah persawahan Kecamatan Pardasuka.

Kendati tanah yang dilalui becek dan bergenang lumpur karena guyuran hujan, Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Jokowi tetap menuju panggung menggunakan papan kayu kecil.

BACA JUGA:

Jokowi Minta TKD Tak Terbuai Hasil Survei dan Tangkis Isu Negatif

TKN Jokowi-Ma'ruf Ajak Tokoh Lintas Agama Ciptakan Pilpres Damai

Kepala Negara mengungkapkan, dirinya sudah terbiasa jalan di pinggiran sawah yang becek. “Ya ga papa, biasa. Biasa sekali,” kata Jokowi yang juga didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki dan Gubernur Lampung Ridho Ficardo.

Presiden juga menjelaskan masalah pertanian di Indonesia yang paling utama, di antaranya pengairan. Bukan hanya di Lampung, persoalan ini juga terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan di provinsi lain.

Dibandingkan dengan negara lain, kata Presiden, waduk dan penyimpanan air serta irigasi di Indonesia juga masih kurang. Karena itu, pemerintah terus berupaya menyelesaikan masalah ini untuk memperbaiki pertanian di Indonesia. “Oleh sebab itu sekarang kita bangun 49 plus 16, berarti 65 waduk yang kita kerjakan di seluruh Tanah Air,” ujar Presiden.


Editor : Maria Christina