BMKG: 11.577 Gempa Guncang NKRI Selama 2018, 23 di Antaranya Merusak

Antara ยท Jumat, 11 Januari 2019 - 12:47 WIB
BMKG: 11.577 Gempa Guncang NKRI Selama 2018, 23 di Antaranya Merusak

Suasana jembatan kuning yang ambruk akibat gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/9/2018). (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

BANDAR LAMPUNG, iNews.id – Pusat Gempa Nasional Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 11.577 kali kejadian gempa dalam berbagai magnitudo selama 2018 di Indonesia. Angka itu jauh lebih banyak dibandingkan 7.172 aktivitas gempa yang terjadi selama 2017.

Dari puluhan ribu gempa tersebut, tercatat 23 kejadian gempa yang berdampak merusak dan menelan korban hingga ribuan jiwa. Peristiwa gempa merusak pada 2018 ini juga lebih banyak dibandingkan kejadian sepanjang 2017 yang tercatat terjadi 19 kali.

BMKG merinci, gempa yang berdampak merusak yakni terjadi di Lebak, Banten, pada 23 Januari 2018. Gempa berkekuatan 6,1 skala richter (SR) itu menyebabkan satu orang meninggal, beberapa orang terluka dan 1.231 rumah rusak.

BACA JUGA: Gempa dan Tsunami Palu Bencana Paling Mematikan di Dunia pada 2018

Selanjutnya gempa 6,3 SR di Geumpang, Aceh Barat, pada 8 Februari 2018. Guncangan ini merusak 11 rumah dan satu masjid. Kemudian gempa 4,8 SR di Sumenep pada 13 Juni 2018 yang merusak 77 rumah dan menyebabkan enam orang luka-luka.

Gempa merusak lainnya kembali terjadi di Lebak, Banten pada 7 Juli 2018. Kekuatan mencapai 4,4 SR dan merusak 28 rumah.

Selanjutnya 12 Juli 2018, gempa 4,4 SR mengguncang Muara Teweh dan merusak beberapa rumah. Disusul dengan gempa berkekuatan 5,2 SR di Kepulauan Mentawai pada 20 Juli 2018 yang menyebabkan 12 rumah rusak. Dan gempa 5,3 SR pada 21 Juli 2018, menyebabkan 12 rumah rusak di Padang Panjang.

Delapan hari setelahnya pada 29 Juli 2018, gempa dengan kekuatan 6,4 SR merusak rumah dan menyebabkan kematian warga di Pulau Lombok.


Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2 3