Dibayar Rp30 Ribu, Pelajar Ini Jadi Kurir Narkoba untuk Biaya Sekolah

Andres Afandi ยท Senin, 17 Desember 2018 - 16:30 WIB
Dibayar Rp30 Ribu, Pelajar Ini Jadi Kurir Narkoba untuk Biaya Sekolah

Tersangka PS, pelajar yang diduga menjadi kurir narkoba. (Foto: iNews/Andreas),

BANDAR LAMPUNG, iNews - Seorang pelajar sekolah menengah atas (SMA) di Kota Bandar Lampung, Lampung, ditangkap polisi lantaran nekad menjadi kurir narkoba. Mirisnya, aksi tersebut dilatarbelakangi tidak adanya biaya untuk sekolah.

Pelajar tersebut, PS (17), warga Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung ini hanya tertunduk lemas saat digiring petugas ke Mapolsek Tanjungkarang Barat.

Kapolsek Tanjungkarang Barat, Kompol Hapran Rambank mengatakan, tersangka PS mengaku barang bukti sabu ini milik rekannya, TD yang akan diantarkannya ke seorang pemesan.

BACA JUGA: Nyambi Jadi Kurir Sabu, Pengendara Ojol di Pekanbaru Ditangkap Polisi

"Tersangka mengaku menjadi kurir narkoba lantaran terdesak biaya untuk sekolah," kata Hapran di Mapolsek Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung, Lampung, Senin (17/12/2018).

Mirisnya, dia hanya mendapat upah Rp30 ribu dari paket sabu yang diantarkannya tersebut. Selain tersangka, petugas juga mengamankan sabu ukuran paket kecil yang disimpan di dalam botol.

PS ditangkap lantaran petugas patroli merasa curiga dengan gerak-gerik tersangka yang tengah melintas di kawasan Enggal, Kota Bandar Lampung. Dia kedapatan membawa narkoba jenis sabu yang sempat dibuangnya ke pinggir jalan.

BACA JUGA: Gelar Razia, Polisi Temukan Kurir Narkoba

"Kini, polisi juga masih melakukan pengembangan serta memburu bandar narkoba yang memasok sabu-sabu kepada tersangka," ujar dia.

Bukannya bisa melanjutkan sekolah dengan berjualan sabu, PS malah harus berurusan dengan hukum. Dia harus putus sekolah dan mendekam di balik sel Mapolsek Tanjungkarang Barat.

PS terancam pasal 112 dan 114 undang-undang tentang narkotika, dengan ancaman 10 tahun penjara.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal