Gara-gara Berita Hoaks, Warga 2 Dusun di Kabupaten Lampung Tengah Bentrok

Antara ยท Sabtu, 18 Mei 2019 - 18:41 WIB
Gara-gara Berita Hoaks, Warga 2 Dusun di Kabupaten Lampung Tengah Bentrok

Ilustrasi bentrokan. (Foto: Okezone)

BANDARLAMPUNG, iNews.id – Warga dua dusun di Kecamatan Gunung Subuh, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, bentrok karena kesalahpahaman yang dipicu berita hoaks. Insiden itu menyebabkan dua korban mengalami luka.

“Karena informasi hoaks, warga Dusun Sari Agung, Kampung Buyut Udik dan Dusun 3 Sungai Raya, Kampung Buyut Udik, bentrok pada Jumat (17/5/2019),” kata Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Zahwani Pandra Arsyad di Bandarlampung, Sabtu (18/5/2019).

Zahwani mengatakan, pemicu bentrokan tersebut berawal saat beberapa minggu lalu terjadi penganiayaan terhadap tiga orang warga Dusun Sari Agung. Pada Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB, warga Dusun 3 Sungai Raya berniat untuk menjenguk korban beramai-ramai di Kampung Dusun Sari Agung.

“Sebelum membesuk, beredar informasi bahwa warga di Dusun 3 Sungai Raya ingin menyerang dusun mereka,” kata Zahwani.

BACA JUGA:

Gara-Gara Geber Motor, Ratusan Pemuda di Pekanbaru Terlibat Bentrokan

Ormas dan Warga Bentrok di Magelang, Polisi Lepaskan Gas Air Mata

Saat mengetahui adanya informasi itu, warga di Dusun Sari Agung percaya begitu saja. Mereka bersiap seolah-olah warga yang ingin membesuk tersebut benar-benar ingin menyerang warga yang ingin dikunjunginya.

“Karena informasi hoaks itu, warga kedua dusun salah paham. Akhirnya terjadi bentrok dan saling lempar batu,” kata Pandra.

Dia menambahkan, beruntung bentrokan itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, ada dua korban mengalami luka ringan akibat lemparan batu.

Pascabentrokan, warga kedua dusun didamaikan oleh Kapolres Lampung Tengah sekitar pukul 03.00 WIB. Saat ini, kondisi dua dusun telah kondusif dan telah berdamai. Perwakilan dusun telah menandatangani surat perdamaian satu sama lain dengan beberapa perjanjian.

“Kondisi saat ini sudah kondusif. Namun, sampai saat ini juga penguatan dan pengamanan dari unsur TNI-Polri tetap siaga untuk mengantisipasi terjadinya bentrok susulan,” katanya.


Editor : Maria Christina