Gempa Bumi 5 SR Guncang Selat Sunda Sabtu Malam, Ini Penjelasan BMKG

Ilma De Sabrini ยท Sabtu, 12 Januari 2019 - 22:36 WIB
Gempa Bumi 5 SR Guncang Selat Sunda Sabtu Malam, Ini Penjelasan BMKG

Ilustrasi gempa bumi. Gempa bumi 5 SR mengguncang wilayah Samudera Hindia selatan Selat Sunda, tepatnya di laut pada jarak 158 km arah selatan Kota Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Sabtu (12/1/2019), pukul 19.04.26 WIB. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id – Gempa bumi tektonik bermagnitudo 5 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Samudera Hindia selatan Selat Sunda, Sabtu (12/1/2019), pukul 19.04.26 WIB. Hasil pemutakhiran analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan 4,9 SR.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono memaparkan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,85 Lintang Selatan dan 104,24 Bujur Timur. Gempa tepatnya berlokasi di laut pada jarak 158 kilometer (km) arah selatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, pada kedalaman 53 km.

Rahmat menuturkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal. Gempa terjadi akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia, tepatnya di zona Megathrust.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dipicu oleh penyesaran naik (thrust fault),” paparnya, Sabtu (12/1/2019).


BACA JUGA: Gempa 5 SR Guncang Selat Sunda di Lampung, Tak Berpotensi Tsunami


Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Liwa dalam skala intensitas II - III MMI. Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan juga menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

“Hingga pukul 19.15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,” ujarnya.  

BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang. Jangan terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti akun Instagram dan Twitter @infoBMKG, website www.bmkg.go.id, atau melalui Mobile Apps untuk iOS dan Android, @infobmkg.


Editor : Maria Christina