Gempa Susulan 5,5 SR Kembali Guncang Pesisir Barat Lampung

Antara ยท Kamis, 23 Agustus 2018 - 11:37 WIB
Gempa Susulan 5,5 SR Kembali Guncang Pesisir Barat Lampung

Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Okezone)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

BANDARLAMPUNG, iNews.id – Gempa susulan kembali mengguncang wilayah Kabupaten Pesisir Barat Daya Lampung, Kamis (23/8/2018). Kali ini, gempa bumi tektonik itu bahkan berkekuatan lebih besar dari sebelumnya, yakni 5,5 Skala Richter (SR).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa susulan berkekuaran 5,5 SR itu terjadi pukul 10.44 WIB. Gempa berlokasi pada 6,51 derajat Lintang Selatan (LS) dan 103,44 derajat BUjur Timur (BT), pada 156 km barat daya Pesisir Barat, Lampung, dengan kedalaman 10 kilometer (km).

Sebelumnya, BMKG juga melansir telah terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan 4,2 SR, Kamis, pukul 10.01 WIB di wilayah Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Kepala BMKG Wilayah II Tangerang, Joko Siswanto menyebut, gempa bumi berkekuatan 4,2 SR dengan pusat gempa bumi terletak pada koordinat 6,22 derajat Lintang Selatan (LS) – 103,58 derajat Bujur Timur (BT), tepatnya di laut pada jarak 131 kilometer arah barat daya Pesisir Barat, Lampung pada kedalaman 93 kilometer.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Liwa, Lampung Barat II SIG-BMKG (II - III MMI). Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.

“Ditinjau dari lokasi dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi menengah di wilayah area zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia,” ucapnya.

Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari BMKG, karena BMKG akan terus memantau perkembangan gempa tersebut. “Khusus masyarakat yang berada dekat dengan pusat gempa dan merasakan guncangan gempa, diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata Joko.


Editor : Himas Puspito Putra