Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Membubung Setinggi 1.600 Meter

Andi Mohammad Ikhbal ยท Kamis, 03 Januari 2019 - 14:54 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Membubung Setinggi 1.600 Meter

Erupsi Gunung Anak Krakatau terlihat dari KRI Torani 860 saat berlayar di Selat Sunda, Lampung, Selasa (1/1/2019). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.

JAKARTA, iNews.id – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, kembali erupsi, Kamis (3/1/2019) pukul 12:03 WIB. Gunung api aktif itu menyemburkan kolom abu yang membubung setinggi ± 1.600 meter di atas puncak.

Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut. Erupsi ini terekam alat seismogram dengan amplitudo maksimum 31 mm dan durasi ± 1 menit 10 detik. Tidak terdengar suara dentuman

“Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat maupun wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 kilometer,” tulis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam siaran pers-nya, Kamis (3/1/2019).

BACA JUGA: Aktivitas Tremor Anak Krakatau Masih Tinggi, PVMBG Catat 60 Kali Gempa

Diketahui PVMBG Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melaui Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau mendeteksi 60 gempa letusan dengan amplitudo 16 hingga 30 mm dan berdurasi 38 sampai 120 detik sepanjang hari pada Rabu (2/1/2019) hingga Kamis (3/1/2019) dini hari.

Gempa embusan terjadi 32 kali dengan amplitudo 8 hingga 28 mm dan berdurasi 39 sampai 145 detik. Sementara gempa tektonik dengan amplitudo 13 mm, dengan durasi 100 detik. Data dari Stasiun Sertung di Selat Sunda juga menunjukkan tremor menerus masih meliputi gunung api tersebut.


Editor : Donald Karouw