Gunung Anak Krakatau Meletus 101 Kali, Warga Dilarang Dekati Kawah

Antara, Heri Fulistiawan ยท Selasa, 09 Oktober 2018 - 09:36 WIB
Gunung Anak Krakatau Meletus 101 Kali, Warga Dilarang Dekati Kawah

Gunung Anak Krakatau. (Foto: iNews/Iskandar Nasution)

BANDARLAMPUNG, iNews.id – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, meletus hingga 101 kali, pada Senin malam (8/10/2018). Dari CCTV teramati sinar api, aliran lava pijar ke selatan dan lontaran pijar setinggi sekitar 100-200 meter ke segala arah. Warga dilarang untuk mendekati kawah.

Petugas Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Deny Mardiono memaparkan, pada periode pengamatan Senin, 8 Oktober 2018, pukul 00.00 sampai dengan 24.00 WIB itu, menunjukkan kondisi gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

BACA JUGA:

Warga Pesisir Cemas Ancaman Tsunami dari Letusan Gunung Anak Krakatau

Kerap Erupsi, Ketinggian Gunung Anak Krakatau Bertambah 40 Meter

Visual pada malam hari dari CCTV teramati sinar api, aliran lava pijar ke selatan dan lontaran pijar setinggi lebih kurang 100-200 meter ke segala arah. Selain itu, terdengar suara dentuman dan getaran dengan intensitas lemah hingga kuat dirasakan di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau. Sementara ombak laut tenang.

“Aktivitas kegempaan terpantau letusan 101 kali, amplitudo 30-48 mm, durasi 53-162 detik. Tremor menerus terekam dengan amplitudo 3-52 mm,” kata Deny Mardiono.

Selama pemantauan itu, gunung api yang terus tumbuh meninggi dan berada pada ketinggian 338 meter dari permukaan laut ini menunjukkan cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah utara, timur, dan barat. Suhu udara 26-32 Celsius, kelembapan udara 62-86 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

“Tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level II atau Waspada. Kami merekomendasikan masyarakat dan wisatawan tidak mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah,” katanya.

Petugas PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Suwarno sebelumnya mengatakan, ketinggian Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda bertambah sekitar 40 meter atau hampir mencapai 400 meter dari permukaan laut. Hal itu terjadi lantaran gunung api aktif itu terus mengalami erupsi sehingga material vulkanik yang ada dalam perut bumi naik ke permukaan.


Editor : Maria Christina