Gunung Anak Krakatau Meletus 40 Kali Disertai Aliran Lava Pijar

Antara ยท Minggu, 14 Oktober 2018 - 09:02 WIB
Gunung Anak Krakatau Meletus 40 Kali Disertai Aliran Lava Pijar

Letusan Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, masih tinggi. Sepanjang pengamatan Sabtu (13/10/2018) hingga Minggu (14/10/2018) dini hari, Gunung Anak Krakatau telah mengalami letusan sebanyak 40 kali.

Staf Kementerian ESDM, Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Windi Cahya Untung menyebut, visual malam dari CCTV teramati sinar api dan aliran lava pijar ke arah selatan.

“Kemudian, terdengar suara dentuman di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau,” ucapnya sebagaimana rilis yang diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, Minggu (14/10/2018).

Gunung api di dalam laut dengan ketinggian 338 meter dari permukaan laut itu, sepanjang pengamatan mengalami aktivitas kegempaan letusan 40 kali, amplitudo 10-27 mm, durasi 5-35 detik. Tektonik Jauh satu kali, amplitudo 5 mm, S-P tidak terbaca, durasi 43 detik. Tremor Menerus amplitudo 1-6 mm (dominan 1 mm).

“Sepanjang pengamatan itu, kondisi cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur laut, timur, dan tenggara. Suhu udara 25-33 derajat celsius, kelembapan udara 57-84 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg. Visual gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati,” ucap Windi.

Hingga kini, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau berada pada Level II atau Waspada. Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius dua kilometer.


Editor : Himas Puspito Putra