Gunung Anak Krakatau Meletus 407 Kali dan Lontarkan Lava Pijar

Antara ยท Kamis, 22 November 2018 - 09:58 WIB
Gunung Anak Krakatau Meletus 407 Kali dan Lontarkan Lava Pijar

Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau (GAK) menghitung frekuensi letusan GAK dari rekam data seismograph di Pos Pemantau Pasauran, Serang, Banten. (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

BANDARLAMPUNG, iNews.id – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, mengalami 407 kali kegempaan letusan sepanjang pengamatan Rabu (21/11/2018) hingga Kamis dini hari (22/11/2018). Secara visual pada malam hari dari CCTV teramati sinar api dengan lontaran lava pijar tinggi sekitar 100 meter.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sesuai laporan petugas Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Juwono, berdasarkan pengamatan pada 21 November 2018, pukul 00.00 sampai dengan 24.00 WIB, visual gunung kabut 0-III. Sementara asap kawah tidak teramati.

“Visual pada malam hari dari CCTV teramati sinar api dan lontaran lava pijar tinggi lebih kurang 100 meter. Terdengar suara dentuman dan getaran dirasakan lemah hingga kuat di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau. Ombak laut tenang,” papar Juwono dalam laporannya, Kamis (22/11/2018).

BACA JUGA:

Gunung Anak Krakatau Meletus 153 Kali dalam Sehari

Gunung Anak Krakatau Meletus 673 Kali Disertai Lontaran Lava Pijar

Sepanjang pengamatan itu, aktivitas kegempaan letusan sebanyak 407 kali, amplitudo 40-58 mm, dan durasi 26-283 detik. Sementara tremor harmonik dua kali, amplitudo 12-17 mm, dan durasi 47-54 detik.

“Vulkanik dangkal 19 kali dengan amplitudo 3-35 mm, dan durasi 6-16 detik. Vulkanik dalam 6 kali dengan amplitudo 35-45 mm, S-P 1-2 detik, durasi 12-17 detik. Tremor menerus amplitudo 5-40 dominan 5 mm,” paparnya.

Gunung api di dalam laut dengan ketinggian 338 meter dari permukaan laut (mdpl) itu sepanjang pengamatan cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur laut dan timur. Sementara suhu udara 25-31 derajat Celsius, kelembaban udara 78-94 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

“Kesimpulannya tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level II (Waspada), sehingga direkomendasikan masyarakat, wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah,” paparnya.


Editor : Maria Christina