Gunung Anak Krakatau Meletus 44 Kali, Status Waspada

Antara ยท Sabtu, 22 September 2018 - 11:21 WIB
Gunung Anak Krakatau Meletus 44 Kali, Status Waspada

Gunung Anak Krakatau. (Foto: Dok. iNews.id)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

BANDARLAMPUNG, iNews.id – Gunung Anak Krakatau di di Selat Sunda, Lampung Selatan, mengeluarkan 44 kali letusan, sepanjang Jumat (21/9/2018) hingga Sabtu (22/9/2018) dini hari tadi. Hingga kini, gunung tersebut berstatus Waspada atau Level II.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau, menyebutkan, tinggi kolom letusan berkisar antara 100 hingga 600 meter disertai keluarnya asap hitam.

“Selain itu terdengar suara dentuman dan dirasakan getaran dengan intensitas lemah di pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, yang menunjukkan ombak laut tenang,” ucap petugas PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Deny Mardiono, Sabtu (22/9/2018).

Pada malam hari dari CCTV teramati sinar api dan aliran pijar ke arah selatan. Asap kawah teramati berwarna putih dan kelabu tipis hingga tebal dengan tinggi 50-200 meter di atas puncak kawah.

Sepanjang pengamatan Gunung Anak Krakatau (338 mdpl), angin bertiup lemah ke arah timur dan barat, suhu udara 22-29 derajat Celsius, kelembapan udara 70-92 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Sementara frekuensi kegempaan (letusan) tercatat 253 kali dengan amplitudo 41-52 mm dan durasi 23-410 detik. Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 4-53 mm (dominan 45 mm).

“Berdasarkan kondisi itu kami menyimpulkan aktivitas Gunung Anak Krakatau masuk kategori Level II (Waspada). Warga dan wisatawan disarankan tidak mendekati area dalam radius dua kilometer dari kawah,” ucap Deny.


Editor : Himas Puspito Putra