Gunung Anak Krakatau Meletus 49 Kali Disertai Lontaran Material Pijar

Antara ยท Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:58 WIB
Gunung Anak Krakatau Meletus 49 Kali Disertai Lontaran Material Pijar

Gunung Anak Krakatau. (Foto: Dok. iNews)

BANDARLAMPUNG, iNews.id – Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, masih tinggi. Sepanjang Kamis (18/10/2018) hingga Jumat (19/10/2018) dini hari, Gunung Api di tengah laut iru mengalami 49 kali aktivitas kegempaan berupa letusan dan lontaran material pijar.

Petugas Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM, Deny Mardiono menyebut, gunung api setinggi 338 meter dari permukaan laut itu meletus 49 kali dengan amplitudo 30-58 mm, durasi 17-100 detik.

“Sementara tremor harmonik 1 kali, amplitudo 15 mm, durasi 10 detik dan tremor menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 2-35 mm (dominan 5 mm)” ucapnya, Jumat (18/10/2018).

BACA JUGA: 

Gunung Anak Krakatau Meletus 348 Kali dalam Sehari

Gunung Anak Krakatau Meletus 40 Kali Disertai Aliran Lava Pijar


Data lain menyebut, terjadi gempa vulkanik dangkal 15 kali, amplitudo 8-35 mm, durasi 5-15 detik serta vulkanik dalam 19 kali, amplitudo 29-55 mm, durasi 10-22 detik.

“Kesimpulannya, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau ada pada Level II (Waspada), sehingga direkomendasikan kepada masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius dua kilometer dari kawah,” kata Deny.

Selain itu asap kawah, tidak teramati, sementara ombak laut tenang dan cuaca cerah berawan. “Angin juga bertiup lemah hingga sedang ke arah utara dan timur laut dan suhu udara 25-32 derajat Celsius, kelembapan udara 56-87 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg,” ujarnya.


Editor : Himas Puspito Putra