Gunung Anak Krakatau Meletus Lagi, Warga Pulau Sebesi Dengar Suara Dentuman

Heri Fulistiawan ยท Senin, 01 Juli 2019 - 11:20 WIB
Gunung Anak Krakatau Meletus Lagi, Warga Pulau Sebesi Dengar Suara Dentuman

Visual Gunung Anak Krakatau pada Senin pagi (1/7/2019). (Foto: iNews/Heri Fulistiawan)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id – Aktivitas Gunung Anak Krakatau kembali meningkat dan mengalami erupsi Sabtu kemarin (29/6/2019). Gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung ini, mengeluarkan puluhan kali letusan yang cukup besar. Suara dentumannya terdengar sampai pulau terdekat, yaitu Pulau Sebesi.

Melalui rekaman seismograf saat erupsi pada Sabtu pagi, tinggi kolom abu yang keluar dari Gunung Anak Krakatau mencapai 500 sampai 1.000 meter di atas permukaan kawah. Amplitudo erupsi 42-45 mm dan durasi 31-149 detik, embusan sebanyak 1 kali dengan amplitudo 30 mm dan durasi 93 detik. Gunung api dengan ketinggian 157 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu juga tercatat mengalami 4 kali gempa.

Sementara pada Minggu, 30 Juni 2019, gunung di atas ketinggian 152 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini tercatat mengalami dua kali gempa embusan, satu kali gempa low frequency, dan satu kali gempa vulkanik dangkal. Kemudian, empat kali gempa vulkanik dalam, satu kali gempa harmonik, serta tremor menerus dengan amplitudo 2 - 50 mm dan dominan 16 mm.

“Krakatau masih aktif, letusan kadang-kadang masih ada. Terkait dengan letusan kemarin jam 9.09 WIB itu, dia hanya jatuh di tubuh gunungnya sendiri. Insya Allah aman, tidak ada apa-apa. Letusannya seperti biasa, tidak ada berdampak apa-apa pada masyarakat,” kata Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargo Pancuran, Lampung Selatan, Andi Suardi, Senin (1/7/2019).

BACA JUGA:

Rekaman CCTV Gunung Anak Krakatau Kembali Meletus

Sempat Erupsi, Gunung Anak Krakatau Alami 17 Kali Gempa

Saat ini, tingkat aktivitas Gunungapi Anak Krakatau masih di Level II atau Waspada, sejak 25 Maret 2019. Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau meningkat sejak 18 Juni 2018 dan diikuti rangkaian erupsi pada periode September 2018 hingga Februari 2019. Pada Mei 2019 erupsi masih terjadi tetapi dengan intensitas yang semakin menurun.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat dan wisatawan tidak mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah.

Sementara warga Sebesi, pulau terdekat dengan Gunung Anak Krakatau mengaku mendengar suara dentuman keras Sabtu kemarin. Namun, warga tidak khawatir dengan peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Aktivitas warga di Dermaga Pelabuhan Canti, Lampung Selatan, masih terlihat normal. Pelayaran kapal untuk mengangkut hasil bumi dan warga Pulau Sebesi pun sampai saat ini berjalan lancar.

“Meletusnya Sabtu pagi, suaranya terdengar kuat. Kapal penyeberangan masih aman, kami enggak merasa khawatir,” kata warga Pulau Sebesi, Saleh.


Editor : Maria Christina