Jasad Penyelam Diduga Bos Wuling Diterbangkan ke Jakarta untuk Diidentifikasi Tim DVI

Andres Afandi ยท Senin, 11 November 2019 - 17:56 WIB
Jasad Penyelam Diduga Bos Wuling Diterbangkan ke Jakarta untuk Diidentifikasi Tim DVI

Jasad penyelam yang ditemukan di wilayah Bulu Babi, perairan laut Pesisir Barat Lampung, Senin pagi, saat akan dibawa ke Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, Senin (11/11/2019). (Foto: iNews/Andres Afandi)

BANDAR LAMPUNG, iNews.id – Jasad penyelam Warga Negara Asing (WNA) asal China, yang diduga bos PT Wuling Motor, Tan Xue Tao, diterbangkan dari Bandar Lampung, Lampung, ke Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin (11/11/2019). Jasad tersebut selanjutnya diserahkan ke Tim DVI Mabes Polri untuk proses identifikasi.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan identitas jenazah penyelam yang ditemukan tim Basarnas di wilayah Bulu Babi, perairan laut Pesisir Barat Lampung, Senin pagi, sekitar pukul 06.15 WIB. Berdasarkan pemeriksaan sementara Bid Dokes Polda Lampung, ciri-ciri korban memiliki tinggi badan 175 cm, berkulit putih, berjenggot tipis, dan beruban.

“Usia jenazah penyelam yang ditemukan tadi pagi diperkirakan 50 hingga 60 tahun,” kata Zahwani di Mapolda Lampung.

 

BACA JUGA: Jasad Penyelam Diduga Bos Wuling Ditemukan di Bulu Babi Pesisir Barat Lampung

 

Sementara di tubuh korban ditemukan sejumlah barang bukti antara lain jam tangan merek Suunto dalam keadaan hidup di tangan sebelah kiri, baju renang lengkap warna hitam merek Slinx Wet Suits, tutup kepala, Morvis merek Hevto warna hitam, dan sarung tangan merek Scubapro warna hitam.

Lalu, alas sepatu selam merek Mares Plexads, sepatu katak selam merek Aqua Lung Phajer, pisau sangkur merek Diablo warna hitam kombinasi hijau yang melekat di pinggang sebelah kiri, celana dalam dengan warna biru muda kombinasi hitam. Selain itu, terdapat botol air mineral yang berada di kantong kaki sebelah kiri.

“Jenazah juga menggunakan karet perekat warna hitam yang terpasang di lengan kiri jenazah korban,” ujar Zahwani Pandra Arsyad.

 

BACA JUGA: 3 WNA China Hilang Terseret Arus saat Menyelam di Perairan Pulau Sangiang Serang

 

Setelah melakukan koordinasi dengan Biddokes Polda Lampung, Basarnas membawa jenazah korban menuju Lanud Halimperdana Kesuma Jakarta dengan menggunakan heli Basarnas untuk kemudan diserahkan tim di Mabes Polri guna menjalani identifikasi.

Jenazah penyelam itu sebelumnya ditemukan oleh tim Basarnas di wilayah Bulu Babi, perairan laut Pesisir Barat Lampung, Senin (11/11/2019). Jasad pertama kali ditemukan nelayan setempat, Senin pagi, sekitar pukul 06.15 WIB.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. (Foto: iNews/Andres Afandi)

 

Posisi korban berada 8 mil laut dari Pantai Pelabuhan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Tim Basarnas kemudian mengevakuasi jasad korban ke Puskesmas Kecamatan Bengkunat.

Sebelumnya, tujuh wisatawan China melakukan penyelaman di perairan Pulau Sangiang pada Minggu, 4 November 2019 lalu. Mereka berangkat dari Pantai Mabak sekitar pukul 13.30 WIB. Rombongan ini sampai di perairan Pulau Sangiang sekitar pukul 13.45 WIB dan langsung melakukan penyelaman.

Penyelam dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama muncul ke permukaan laut sekitar pukul 14.45 WIB. Tim kedua sempat muncul, kemudian masuk ke air lagi dan tidak muncul kembali. Dugaan sementara, turis asal China itu terseret arus bawah laut.

Dari tujuh penyelam WNA, tiga penyelam dinyatakan hilang, yaitu atas nama Tan Xue Tao dari PT Wuling Motor, Tian Yu dari PT China-Indonesia, kemudian Wang Bing dari PT Morowali Industry Aico. Berdasarkan ciri-cirinya, jasad korban yang belum diketahui identitasnya itu diduga salah satu dari ketiga korban yang hilang, yakni Bos PT Wuling Motor.


Editor : Maria Christina