Kecelakaan Maut Truk Tabrak Truk di Jalinsum Lampung Selatan, 2 Tewas dan 1 Luka Berat

Heri Fulistiawan ยท Jumat, 08 November 2019 - 13:37 WIB
Kecelakaan Maut Truk Tabrak Truk di Jalinsum Lampung Selatan, 2 Tewas dan 1 Luka Berat

Truk Hino ringsek setelah menghantam truk di Jalinsum Km 90 menuju Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Jumat (8/11/2019). (Foto: iNews/Heri Fulistiawan)

LAMPUNG SELATAN – Truk Hino bermuatan kelapa menabrak truk di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Km 90 Bakauheni, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Jumat (8/11/2019). Kecelakaan maut itu mengakibatkan dua korban tewas di lokasi kejadian dan satu orang luka berat.

Kedua korban tewas karena terjepit bak truk bagian depan, yakni sopir truk, Heri (38), dan kondektur truk, Riki Zulkarnaen (41). Kedua korban merupakan warga Plaju, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Sementara kondektur truk yang luka berat bernama Daud.

 

BACA JUGA:

Mobil Rombongan Polres Jember Kecelakaan di Tol Probolinggo, 1 Anggota Tewas

Minibus Rombongan Peziarah asal Tangerang Tabrak Truk di Cipali, 1 Tewas dan 9 Luka-Luka

 

Kanit Laka Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lampung Selatan, Ipda Ilham mengatakan, kecelakaan maut itu berawal saat truk Hino bermuatan kelapa Nopol BG 8711 UE, melaju dari arah Bandar Lampung menuju Pelabuhan Bakauheni. Di tengah perjalanan sebelum pintu masuk Pelabuhan Bakauheni Lampung, truk diduga mengalami rem blong, tepatnya di Km 87 Bakauheni.

“Akibatnya truk Hino kehilangan kendali. Kondisi jalan yang menurun membuat laju truk semakin tidak terkendali sehingga akhirnya menabrak truk nopol BA 8711 BU di depannya,” kata Ilham.

Ilham mengatakan, pihaknya belum mengetahui pasti penyebab kecelakan. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih akan memeriksa saksi-saksi untuk menyelidiki kecelakaan tersebut.

Truk Hino menghantam truk di Jalinsum Km 90 menuju Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Jumat (8/11/2019). (Foto: iNews/Heri Fulistiawan)

 

Sementara sopir truk yang ditabrak, Armis mengatakan, dirinya kaget ketika tiba-tiba truk Hino menghantam truknya dari belakang. Padahal saat itu jarak kendaraan cukup jauh.

“Saya ditabrak dari belakang sama truk Hino, jarak kendaraan kami tadi ada tujuh meter. Kami kaget karena didorong terus, akhirnya kami ngerem, sampai akhirnya berhenti. Kalau tidak, bisa sampai ke mana kami didorong,” kata Armis.

Untuk kepentingan penyelidikan, kedua jenazah korban kecelakaan maut itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Bob Bazar Kalianda. Sedangkan korban luka berat harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.


Editor : Maria Christina