Kesaksian Warga soal Kecelakaan Maut di Tanjakan Tarahan Lampung, 4 Orang Tewas

Heri Fulistiawan ยท Minggu, 27 Oktober 2019 - 17:19 WIB
Kesaksian Warga soal Kecelakaan Maut di Tanjakan Tarahan Lampung, 4 Orang Tewas

Truk colt diesel terbalik usai menabrak motor di Jalinsum, tepatnya di tanjakan Tarahan, Lampung Selatan, Minggu (27/10/2019). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

LAMPUNG SELATAN, iNews.idKecelakaan maut di Tanjakan Tarahan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Km 21-22, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan menewaskan empat orang yang merupakan satu keluarga, Minggu (27/10/2019) pagi.

Kecelakaan tersebut terjadi akibat truk Colt Diesel Hyno nopol BE 9730 NE yang mengangkut bahan kelontongan hilang kendali dan menabrak sepeda motor Yamaha Nmax nopol BE 2475 ABL, serta Honda Beat tanpa nopol.

Identitas keempat korban diketahui bernama Jufebri Mars (36), Santiah (35), Dini Pratiwi (4) dan Dino Framdan (8). Mereka merupakan satu keluarga warga asal Desa Tanjung Aman, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung. Mereka menumpang Yamaha Nmax.

BACA JUGA: Kecelakaan Maut Truk Tabrak Motor di Tanjakan Tarahan Lampung, 4 Tewas dan 2 Terluka

Warga Tarahan, Asmawan (50) mengaku melihat empat orang yang mengendarai Yamaha Nmax sedang bersawafoto di pinggir jalan sesaat sebelum kecelakaan maut itu terjadi.

Asmawan kemudian mengingatkan mereka untuk tidak foto-foto di pinggir jalan karena bahaya. Namun, peringatan itu tidak diindahkan para korban.

“Saya sempat menegur mereka pagi itu, jangan foto-foto di situ bahaya, sekitar 10-20 menit saya sampai rumah, kemudian terjadi kecelakaan itu,” katanya.

Kernet truk, Aldi, warga Desa Putuk Sari, Way Jepara, Lampung Timur yang luka berat, kata dia, sudah dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda. Sedangkan Fiki Ariyanto, sopir truk, warga Desa sidomakmur, Melinting, Lampung Timur hanya luka ringan dan sudah diamankan di Mapolres Lampung Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Saya tidak sempat evakuasi korban meninggalnya tapi sopir dan kernetnya saya ikut bantu tolong,” ucapnya.

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP Muhammad Kasyfi Mahardika mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut itu terjadi akibat truk melaju terlalu kencang hingga oleng dan menabrak dua sepeda motor.

“Dugaan sementara dari hasil olah TKP ini kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi,” katanya.

Dia menuturkan, kronologi kecelakaan bermula saat truk nopol BE 9037 NE melaju kencang dari arah Bakauheni menuju Bandarlampung.

Tiba di lokasi kejadian tepatnya di depan pos polisi, sopir truk kehilangan kendali hingga tidak dapat menguasai kendaraannya. Truk kemudian menabrak sepeda motor Yamaha Nmax BE 2576 ABL yang sedang menepi untuk berswafoto. Satu keluarga terdiri atas pasangan suami istri dan dua anaknya tewas dalam peristiwa tersebut.

“Menurut saksi di lokasi pengendara Nmax sedang berfoto di pinggir jalan tersebut," ujarnya.

BACA JUGA: Kecelakaan Maut di Tanjakan Tarahan Lampung Diduga akibat Sopir Truk Ngebut

Setelah menghantam Nmax dan separator jalan sebelah kiri, truk terbalik dan masuk ke jalur berlawanan arah. Truk selanjutnya menabrak motor Honda Beat warna putih yang melaju dari arah Bandarlampung ke Bakauheni.

“Orang yang mengendarai Beat ini selamat tanpa luka karena dia melompat melihat truk tersebut menuju arahnya. Untuk para korban meninggal semuanya sudah dibawa ke RSUD BOB Bazar Kalianda, Lampung Selatan,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki