Kronologi Pembunuhan 2 Agen Sapi dengan Cara Diracun dan Dianiaya di Lampung Tengah

Roy M Perleoli ยท Senin, 04 November 2019 - 12:17 WIB
Kronologi Pembunuhan 2 Agen Sapi dengan Cara Diracun dan Dianiaya di Lampung Tengah

Mayat agen sapi korban pembunuhan di Lampung Tengah saat dibawa ke RS Bhayangkara untuk kepentingan autopsi. (Foto: iNews/ Roy M Perleoli

LAMPUNG TENGAH, iNews.id – Kasus pembunuhan dua agen sapi menggemparkan warga Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah. Seorang warga setempat berinisial M (41) menghabisi Sukirno (35) dan Sodik (35), warga Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur dengan cara diracun dan dipukul pakai besi dalam rumahnya. Kedua jasad korban selanjutnya dibuang ke Sungai Way Seputih.

Berdasarkan fakta penyelidikan Polres Lampung Tengah dan informasi yang dirangkum iNews di lokasi penemuan mayat, kronologi pembunuhan ini bermula saat kedua korban mendatangi rumah pelaku pada Kamis (31/10/2019) selepas magrib. Mereka ketika itu datang membawa tiga ekor sapi.

Saat kedua korban bertamu, pelaku menyuruh istri dan anaknya untuk masuk ke dalam kamar. Selanjutnya istri pelaku yang menjadi saksi kunci mendengar suaminya mengaduk minuman untuk disuguhkan kepada kedua korban. Ditengarai kopi yang dibuat pelaku telah dicampur dengan racun hama tikus.

Selanjutnya saksi mendengar suara kedua korban muntah-muntah. Ketika itu pelaku membawa korban ke dalam kamar dan disitulah saksi melihat suaminya menghabisi kedua korban.

BACA JUGA: Mayat Kedua Agen Sapi yang Diracun dan Dibunuh Ditemukan Terkubur dalam Lumpur

“Dia buka pintu kamar lalu bopong korban ke dalam jadi saya bisa lihat. Kemudian dia menyeret korban ke belakang dan memukulnya dengan besi. Setelah korban sudah gak ada (meninggal), saya dengar suara motor, mungkin di situ bapak lagi bawa kedua mayat dan membuangnya ke sungai,” ujar Yanti istri M, pelaku pembunuhan, Sabtu (2/10/2019).

Kasus ini terungkap setelah keluarga kedua korban yang cemas lantaran suami mereka tak kunjung pulang ke rumah. Mereka selanjutnya ramai-ramai mendatangi rumah pelaku namun tak menemukan mereka.

Kasus ini selanjutnya dilaporkan ke polisi. Polres Lampung Tengah dibantu Jatanras Polda Lampung yang menerima informasi kemudian menginterogasi istri dari M. Dari keterangannya dilakukan pencarian hingga menemukan mayat Sodik dalam posisi tangan dan kaki terikat tersangkut di aliran Sungai Way Seputih pada Sabtu (2/11/2019).

Pencarian terus dilakukan dan sehari setelahnya menemukan Sukirno dalam posisi terkubur lumpur berjarak 100 meter dari lokasi penemuan mayat pertama pada Minggu (3/11/2019).

Kasat Reskrim Lampung Tengah AKP Wira Yuda Negara menduga pembunuhan ini sudah direncanakan pelaku. Kendati demikian untuk motif masih dalam penyidikan dan diduga berkaitan dengan utang piutang penjualan sapi.

“Ada tujuh saksi yang sudah kami minta keterangan. Kami juga sudah membentuk tim khusus untuk mempercepat penanganan kasus ini. Ada tiga tim yang dilibatkan dengan membagi tugas untuk pengungkapannya,” kata Wira, Senin (4/11/2019).


Editor : Donald Karouw