Nenek 58 Tahun Dibunuh Sadis Dalam Rumahnya di Lampung Selatan

Andres Afandi ยท Minggu, 09 Juni 2019 - 10:18 WIB
Nenek 58 Tahun Dibunuh Sadis Dalam Rumahnya di Lampung Selatan

Kapolsek Merbau Mataram Ipda Eko Budiarto. (Foto: iNews/Andres Affandi)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id – Seorang perempuan paruh baya tewas tragis dalam rumahnya di Desa Panca Tunggal, Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan, Lampung. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka bekas aniaya senjata tajam di bagian leher.

Informasi yang dirangkum iNews, identitas korban diketahui bernama Sukatmi (58). Mayat korban pertama kali diketahui anak dan menantu yakni Yudi dan Lisnawati saat mereka berkunjung ke rumahnya, Sabtu (8/6/2019) siang.

Awalnya anak korban curiga lantaran kondisi rumah orang tuanya sepi dan tertutup rapat, serta kondisi lampu masih menyala. Dia kemudian memanggil warga dan mereka bersama-sama membuka paksa pintu rumah dengan cara mendobrak. Saat masuk ke dalam, mereka menemukan korban telah tewas dalam salah satu ruang kamar di bagian dapur dengan luka gorok di leher.

BACA JUGA: Kebakaran di Tapanuli Selatan, 5 Bocah Tewas Terpanggang

Pihak keluarga kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Merbau Mataram. Petugas selanjutnya mendatangi lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa barang bukti diamankan berupa pakaian milik korban yang masih berlumuran darah, serta sebilah senjata tajam jenis pisau yang diduga dipergunakan untuk menghabisi nyawa korban.

“Dugaan sementara korban tewas akibat benda tajam. Namun kami masih menunggu hasil visum. Kami juga telah mengamankan barang bukti berupa STNK motor, ponsel milik korban, pakaian dan benda tajam. Kasusnya masih kami selidiki,” ujar Kapolsek Merbau Mataram Ipda Eko Budiarto, Minggu (9/6/2019).

Diketahui, selama ini korban tinggal di rumah bersama cucu berinisial NV (14). Seusai kejadian cucu korban tidak berada di tempat. Polisi masih mencari keberadaannya yang diduga mengetahui peristiwa pembunuhan tersebut.


Editor : Donald Karouw