Pemkab Lampung Selatan Segera Bangun 140 Rumah Warga Korban Tsunami

Heri Fulistiawan ยท Kamis, 03 Januari 2019 - 20:14 WIB
Pemkab Lampung Selatan Segera Bangun 140 Rumah Warga Korban Tsunami

Alat berat membersihkan puing-puing rumah warga korban tsunami di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (3/1/2019). (Foto: iNews/Heri Fulistiawan)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id – Ratusan warga yang terdampak tsunami di Kabupaten Lampung Selatan akan direlokasi ke tempat lebih aman. Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Lampung Selatan telah menyiapkan lahan untuk pendirian 140 rumah bagi korban tsunami secara gratis.

Berdasarkan data Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Lampung Selatan, sebanyak 664 rumah rusak akibat bencana tsunami yang melanda Kecamatan Raja Basa dan Kalianda. Rumah yang rusak berat sebanyak 498 unit, rusak sedang 70 unit, dan rusak ringan 96 unit.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Pemkab Lampung Selatan Burhanudin memaparkan, pemerintah saat ini telah menyiapkan 2 hektare lahan untuk lokasi relokasi perumahan warga terdampak tsunami di Desa Way Muli Timur, Kecamatan Rajabasa. Pada tahap awal, lahan dari hibah masyarakat itu digunakan untuk pembangunan 140 unit rumah.

“Rumah yang dibangun untuk tahap awal ini diutamakan bagi korban tsunami yang rumahnya rusak parah,” kata Burhanuddin, Kamis (3/1/2019).

BACA JUGA:

Presiden Jokowi Tiba di Lampung, Tinjau Penanganan Korban Tsunami

Pengungsi Korban Tsunami di Lampung Menangis saat Dikunjungi Jokowi

Korban Tsunami di Lampung Selatan Tak Ingin Tinggal di Pantai

Lokasi relokasi minimal berjarak 100 meter dari bibir pantai agar aman dari bencana. Rencananya rumah gratis bagi korban tsunami ini akan menggunakan tipe 36. Sementara anggaran pembangunan dari pemerintah pusat dengan anggaran sebesar Rp60 sampai Rp100 juta per unit.

Sementara itu, permukiman yang berada di tepi pantai seperti Desa Way Muli, Kunjir, dan Desa Canti yang porak-poranda akibat tsunami kemarin, akan diupayakan untuk menjadi tempat wisata. Sebab, kawasan ini memiliki potensi dan pemandangan laut yang indah. Puluhan alat berat pun langsung diturunkan untuk penataan kawasan.

Burhanudin menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengharapkan masyarakat dapat menerima kebijakan ini dan bersedia direlokasi. Kebijakan itu demi keamanan dan keselamatan warga.

“Relokasi ini agar warga terhindar dari bencana. Relokasi permukiman bagi korban tsunami ini akan secepatnya direalisasikan setelah administrasinya selasai,” katanya.


Editor : Maria Christina