Penanganan Konflik di Lahan Register 45 Mesuji, Polisi Periksa 29 Saksi

Irfan Ma'ruf ยท Rabu, 24 Juli 2019 - 14:18 WIB
Penanganan Konflik di Lahan Register 45 Mesuji, Polisi Periksa 29 Saksi

TNI dan Polri bejaga-jaga di lokasi konflik lahan register 45 Mesuji. (Foto: iNews/Andres Afandi)

JAKARTA, iNews.id – Penyelidikan konflik dua kelompok warga di lahan industri di Register 45 Mesuji yang menelan korban jiwa terus dikembangkan Polda Lampung. Hingga saat ini, penyidik telah meminta keterangan 29 saksi.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan, polisi mengedepankan pendekatan soft approach dalam menanggulangi konfik antarkelompok masyarakat tersebut. Pihaknya juga belum menetapkan tersangka maupun provokator agar tidak membuat panas situasi.

"Untuk saksi dari TKP sudah ada yang kami periksa. Total ada 29 orang yang kami periksa. Namun sampai hari ini belum ada penetapan tersangka yang diduga provokator," kata Asep saat dikonfirmasi iNews.id, Rabu (24/7/2019).

BACA JUGA: Personel Gabungan TNI-Polri Masih Berpatroli di Register 45 Mesuji Lampung

Dia mengungkapkan, untuk korban tewas dipastikan jumlahnya tidak bertambah. Sementara korban luka-luka masih mendapat perawatan intensif. Anggota di lapangan juga masih mengamankan daerah konflik tersebut.

"Dari riwayat konflik itu, pasti nanti akan menyisakan persoalan sosial lainnya. Nah itu yang terus kami jaga. Bagaimana keamanan di sana tetap dalam kondisi yang baik," ucapnya.

Diketahui, konflik ini melibatkan dua Kelompok Mekar Jaya Abadi dengan Mesuji Raya. Kelompok Mekar Jaya Abadi bermukim dan mengolah tanah di Register 45 yang ada di dalam wilayah Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung. Mereka bentrok dengan Mesuji Raya di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan.

Pertikaian dua kelompok ini menggunakan senjata tajam hingga senjata api. Bentrokan tersebut menelan tiga korban jiwa dan menyebabkan 10 lainnya luka-luka.


Editor : Donald Karouw