Pengamanan Asian Games, Polda Lampung Tangkap 64 Penjahat Jalanan

Andres Afandi ยท Kamis, 02 Agustus 2018 - 16:40 WIB
Pengamanan Asian Games, Polda Lampung Tangkap 64 Penjahat Jalanan

Para pelaku kejahatan jalanan yang ditangkap Polda Lampung pada kurun waktu seminggu belakangan dalam rangka pengamanan Asian Games 2018. (Foto: iNews/Andres Afandi)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

BANDAR LAMPUNG, iNews.id - Jelang pelaksanaan Asian Games, segenap Polres dan Polresta jajaran Polda Lampung terus berupaya meminimalisir tindak kriminal kejahatan jalanan. Sejak sepekan terakhir, sebanyak 63 tersangka dari 49 kasus kejahatan berhasil ditangkap petugas.

Ke-63 tersangka dari berbagai Polres dan Polresta se Provinsi-Lampung di gelandang petugas dalam gelar kasus di Mapolda Lampung, Kamis (2/8/2018) siang. Jumlah tersangka ini terhimpun dari 43 kasus yang berhasil ditangani. Sejumlah tersangka terpaksa ditembak petugas lantaran melawan dan berusaha melarikan diri, saat hendak ditangkap.

Dari pengungkapan sejumlah kasus, petugas menyita barang bukti tindak kejahatan, di antaranya dua unit senjata api rakitan dan senjata tajam, sementara barang hasil curian yang turut diamankan yakni berupa alat elektronik, sepeda motor serta uang tunai.

Upaya menekan kriminalitas jalanan di wilayah hukum Polda Lampung ini dilakukan dalam kurun waktu 20-31 Juli 2018. Operasi ini melibatkan seluruh personel Polres dan Polresta se-Provinsi Lampung. 

“Langkah penekanan kejahatan terus ditingkatkan kepolisian, mengingat Polda Lampung merupakan wilayah penyangga provinsi Sumatera Selatan dan DKI Jakarta yang dalam waktu dekat akan melangsungkan ajang Asian Games,” kata Kabag Operasi Polda Lampung, AKBP Ikhlas, Kamis (2/8/2018).

Ikhlas menyebutkan, selain menangkap puluhan tersangka pelaku kejahatan jalanan ini, polisi juga masih terus melakukan pengejaran terhadap sejumlah tersangka lainnya yang telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). “Para DPO yang kami kejar telah diketahui identitasnya,” ucapnya. 


Editor : Himas Puspito Putra