Perindo Lampung Laporkan Dugaan Kecurangan C1 ke Sentra Gakkumdu

Okezone ยท Jumat, 03 Mei 2019 - 17:34 WIB
Perindo Lampung Laporkan Dugaan Kecurangan C1 ke Sentra Gakkumdu

Ilustrasi rekapitulasi surat suara. (Foto: Dok iNews).

LAMPUNG, iNews.id - Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung melaporkan dugaan kecurangan pemilu. Hal tersebut berdasarkan penghitungan suara hasil pemilu legislatif, DPP RI, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota.

DPD partai Perindo Kabupaten Lampung Tengah mengajukan permohonan kepada KPU Lampung Tengah, Bawaslu Lampung Tengah dan Gakkumdu Lampung Tengah, untuk melakukan hitung ulang C1 plano di daerah pemilihan (Dapil) III Lampung Tengah, di empat kecamatan.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Lampung, Jolly Sanggam mengatakan, keempat kecamatan tersebut yakni Kecamatan Bangun Rejo, Trimurjo, Kali Rejo dan Sendang Agung.

BACA JUGA: Merasa Dicurangi, DPD Perindo Lampung Tengah Akan Tempuh Jalur Hukum

"Permohonan tersebut berdasarkan pengamatan di lapangan dengan hasil C1 dan DA 1. Di mana dalam dugaan tersebut adanya indikasi kecurangan, kesalahan hitung dan kesalahan tulis dari penyelenggara pemilu," kata Jolly saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (3/5/2019).

Kejanggalan dan ketidakcocokan data tersebut dilaporkan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Menurut dia, kondisi ini sangat merugikan sejumlah peserta partai politik, khususnya Partai Perindo, karena itulah harus perlu dilakukan hitung ulang C1 di Lampung Tengah.

BACA JUGA: Perindo: Usut Tuntas Kecurangan Pemilu di Tabanan

Adanya penghitungan suara ulang di TPS 01 Kampung Sinar Sari, Kecamatan Kalirejo, sampai Jolly, adanya dugaan kekurangan sesuai dengan data C1 yang dikantongi Perindo. Di mana, data C1 Plano di TPS tersebut menyakini data C1 plano tersebut diduga telah diubah.

''Kami meminta kepada pihak Sentra Gakkumdu dari Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah untuk memproses masalah tersebut sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku,'' ujar Jolly.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal