Polisi Sebar Ciri-Ciri Pembunuh 2 Agen Sapi di Lampung Tengah

Antara, Roy M Perleoli ยท Selasa, 05 November 2019 - 03:05 WIB
Polisi Sebar Ciri-Ciri Pembunuh 2 Agen Sapi di Lampung Tengah

Ilustrasi pembunuhan. (Foto: Istimewa).

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Polisi telah menyebar ciri-ciri pelaku yang diduga membunuh dua agen sapi yang mayatnya ditemukan di Sungai Way Seputih, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Warga diharap melapor ke petugas bila melihat seseorang yang mirip dengan gambaran pelaku.

"Saat ini kami masih mencari Mulyadi warga Lampung Tengah yang diduga sebagai pelaku ataupun tersangka pembunuhan berencana terhadap korban Nursodik dan Sukirno warga Lampung Timur," kata Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, di Kota Bandarlampung, Senin (4/11/2019).

Saat ini, kata dia, Polres Lampung Tengah yang dibantu Ditreskrimum Polda Lampung masih memburu pelaku. Dia juga meminta kerja sama masyarakat dalam upaya pengejaran Mulyadi.

BACA JUGA: Polisi Bentuk Tim Khusus Buru Pembunuh 2 Agen Sapi di Lampung Tengah

"Apabila menemukan ciri-ciri tersangka yang telah disebarkan oleh kepolisian segera menginformasikannya agar kasus ini cepat terselesaikan," ujar dia.

Petugas juga telah membentuk tim khusus untuk penanganan kasusnya. Tim ini dibagi menjadi tiga, pertama akan berfokus untuk mencari informasi dan saksi di lapangan menyangkut kejadian dan duduk perkara kasus.

Sebelumnya kedua korban mendatangi rumah pelaku Mulyadi dengan membawa tiga ekor sapi pada Kamis (31/10/2019). Sejak saat itu mereka tak pernah kembali ke rumahnya di Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur.

BACA JUGA: Kronologi Pembunuhan 2 Agen Sapi dengan Cara Diracun dan Dianiaya di Lampung Tengah

Hasil pencarian, mayat Sukirno (35) dan Sodik (35), ditemukan di pinggiran Sungai Way Seputih. Sodik pertama kali ditemukan warga dan petugas dalam posisi mengambang dengan kaki dan tangan terikat pada Sabtu (2/11/2019).

Sementara Sukirno terkubur dalam lumpur di pinggiran sungai berjarak 100 meter dari lokasi penemuan mayat pertama sehari setelahnya, Minggu (3/11/2019).


Editor : Andi Mohammad Ikhbal