PVMBG Catat 13 Kali Kegempaan Gunung Anak Krakatau, Status Masih Siaga

Antara ยท Selasa, 08 Januari 2019 - 07:47 WIB
PVMBG Catat 13 Kali Kegempaan Gunung Anak Krakatau, Status Masih Siaga

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada 2018 lalu. (Foto: dok iNews)

LAMPUNG, iNews.id – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung mengalami 13 kali kegempaan letusan sepanjang enam jam pengamatan sejak Senin (7/1/2019) petang hingga tengah menjelang Selasa (8/1/2019) dini hari. Sepanjang pengamatan tersebut, kondisi cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur, suhu udara 26-29 derajat Celsius, kelembapan udara 64-79 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Berdasarkan laporan Staf Kementerian ESDM, Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Windi Cahya Untung, pengamatannya memantau aktivitas kegempaan letusan 13 kali, amplitudo 16-30 mm dan berdurasi 52 sampai 121 detik.

Selain itu, Gunung Anak Krakatau juga mengalami kegempaan embusan 15 kali, amplitudo 4-9 mm, dan durasi 18 hingga 49 detik. Secara visual gunung kabut 0-III, sedangkan asap kawah tidak teramati dan visual malam dari CCTV teramati sinar api.

BACA JUGA: Gunung Anak Krakatau Alami 46 Kali Alami Kegempaan Letusan

Berdasarkan data Stasiun Sertung di Selat Sunda, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga) sehingga direkomendasikan masyarakat maupun wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius lima kilometer.

Pantauan dari kawah Sebelumnya, PVMBG juga melaporkan terjadinya 15 aktivitas kegempaan dalam enam jam terakhir sepanjang Senin (7/1/ 2019) pukul 12.00 sampai 18.00 WIB. Hasil pengamatan dalam 12 jam itu, Gunung Anak Krakatau mengalami 28 kali kegempaan. Asap kawah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 100-1.200 meter di atas puncak kawah. Tidak terdengar suara dentuman dan ombak laut tampak tenang.


Editor : Donald Karouw