Ratusan Warga Pulau Sebesi yang Terdampak Tsunami Kembali ke Rumah

Antara ยท Senin, 07 Januari 2019 - 07:49 WIB
Ratusan Warga Pulau Sebesi yang Terdampak Tsunami Kembali ke Rumah

Warga Pulau Sebesi yang terdampak tsunami saat mengungsi di GOR Kalianda, Lampung Selatan, Lampung, Rabu (2/1/2019). Warga sudah kembali ke rumah masing-masing Minggu (6/1/2019). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

BANDARLAMPUNG, iNews.id – Pascatsunami yang melanda perairan Selat Sunda, ratusan warga Pulau Sebesi, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, telah kembali ke rumah masing-masing, setelah sempat mengungsi. Mereka tiba pada Minggu (6/1/2019) sore dan mulai membersihkan rumah masing-masing.

Menurut keterangan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Lampung Selatan, pascatsunami, ratusan warga asal Pulau Sebesi mengungsi di posko Lapangan Tenis Indoor Kalianda. Setelah bertahan selama dua pekan di pengungsian, mereka dipulangkan melalui Pelabuhan Canti dengan menggunakan lima kapal, Minggu pagi (6/1/2018).

Pengungsi, Yunus dan istrinya Siti, mengungkapkan rasa syukur mendalam karena bisa kembali di rumahnya. Warga Dusun Regan Lada itu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto beserta seluruh jajarannya yang telah banyak memberikan bantuan dan perhatian kepada pengungsi selama berada di posko pengungsian.

“Kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Pak Nanang yang telah memberi kami tempat di Lapangan Tenis Indoor Kalianda. Selama di sana, kami tidak kurang suatu apa pun,” katanya, Senin (7/1/2019).

BACA JUGA:

Waspada Tsunami, Warga Diminta Jauhi Pantai hingga Radius 500 Meter

Pemkab Lampung Selatan Segera Bangun 140 Rumah Warga Korban Tsunami

Warga Pulau Sebesi itu pun kembali beraktivitas seperti biasa setelah kembali ke rumah masing-masing. Kehidupan warga di Pulau Sebesi kembali berangsur pulih dengan normal. Warga yang baru pulang langsung membersihkan rumah mereka.

Salah satu warga Pulau Sebesi, Saleh mengatakan, dia langsung membersihkan rumahnya setelah pulang dari pengungsian. “Bersih-bersih dulu setelah 10 hari ditinggal,” kata Saleh, warga Dusun Tejang, Pulau Sebesi.

Di sekitar pantai, masyarakat tengah bergotong royong memindahkan kapal yang terhempas gelombang tsunami hingga ke daratan dan menghancurkan rumah warga. Beberapa nelayan juga terlihat sedang menyiapkan perahunya untuk melaut, Senin (7/1/2019). Kapal-kapal motor ukuran sedang di pelabuhan untuk mengangkut hasil bumi serta mengangkut warga menuju Pelabuhan Canti.

Kepala Urusan (Kaur) Pembangunan Desa setempat Junaidi yang ditemui di kantor desanya berharap seluruh warga bisa secepatnya kembali ke rumahnya masing-masing. “Mudah-mudahan semua bisa kembali normal seperti semula karena baru sebagian warga yang kembali dari pengungsian,” kata Junaidi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan I Ketut Sukerta mengatakan, rombongan pengungsi dari Lapangan Tenis Indoor Kalianda dibawa menggunakan enam kendaraan yakni, dua mobil truk dari kodim, satutruk Pol PP, satu bus Dinas Perhubungan, dan dua bus pemkab setempat.

Ketut meminta kepada seluruh pengungsi memperhatikan keluarganya masing-masing dan selalu mengikuti petunjuk dan arahan dari petugas selama di perjalanan. “Tolong hati-hati, dan sesampainya di Pulau Sebesi tetap waspada. Jika ada tsunami, jangan panik, segera menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi,” ujar Ketut.


Editor : Maria Christina