Sekeluarga Korban Kecelakaan Tanjakan Tarahan Lampung Dikubur dalam 1 Liang Lahat

Jimi Irawan ยท Senin, 28 Oktober 2019 - 17:21 WIB
Sekeluarga Korban Kecelakaan Tanjakan Tarahan Lampung Dikubur dalam 1 Liang Lahat

Suasana pemakaman korban kecelakaan tanjakan Tarahan di TPU Penitis Kotabumi, Lampung Utara. (Foto: iNews/Jimi Irawan)

LAMPUNG, iNews.id – Sekeluarga yang menjadi korban kecelakaan maut di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 21-22, tepatnya di tanjakan Tarahan, Lampung Selatan, dimakamkan dalam satu liang lahat. Jenazah mereka diantar ratusan warga dan kerabat ke TPU Penitis Kotabumi, Lampung Utara, Senin (28/10/2019).

Keempat korban ini terdiri atas ayah ibu dan dua anaknya. Sementara anak sulung selamat karena tak ikut dalam perjalanan ketika musibah terjadi. Identitas keluarga yang meninggal ini yakni pasangan suami istri Jufebri Mars (37) dan Santi'ah (35), serta kedua anak mereka Dhino Framdhan (8) dan Dini Pratiwi (4).

Pantauan iNews, isak tangis keluarga tampak mengiringi keberangkatan hingga pelepasan jenazah ke dalam liang lahat. Kedua orangtua almarhum Jufebri yakni Junaidi Sariman dan Mardiana, serta anak anak sulung korban terlihat sangat berduka dan tak kuasa menahan kesedihan.

BACA JUGA: Kesaksian Warga soal Kecelakaan Maut di Tanjakan Tarahan Lampung, 4 Orang Tewas

Menurut Lurah Tanjung Aman Taslim mengatakan, keluarga yang meninggal dalam kecelakaan selama ini dikenal bermasyarakat dengan warga setempat. Peristiwa yang terjadi merupakan musibah saat rombongan satu keluarga ini hendak pergi ke hajatan dengan mengendarai sepeda motor.

“Informasinya kejadiannya, mereka hendak ke hajatan dan sedang beristirahat di tepi jalan saat ditabrak truk Colt diesel,” kata Taslim, Senin (28/10/2019).

BACA JUGA: Kecelakaan Maut Truk Tabrak 2 Motor di Tanjakan Tarahan Lampung Diduga akibat Sopir Truk Ngebut

Sebelumnya, kecelakaan terjadi di tanjakan Tarahan, saat truk Colt Diesel Hyno nopol BE 9730 NE yang mengangkut bahan kelontongan menabrak sepeda motor Yamaha Nmax nopol BE 2475 ABL, serta Honda Beat tanpa nopol, Minggu (27/10/2019) pagi.

Truk hilang kendali diduga akibat mengalami rem blong. Dalam kejadian ini, 4 orang meninggal dan dua luka-luka, yakni sopir truk dan kernetnya.


Editor : Donald Karouw