Sepanjang Malam, Gunung Anak Krakatau Dilanda 3 Kali Gempa Vulkanik

Antara ยท Kamis, 17 Januari 2019 - 08:15 WIB
Sepanjang Malam, Gunung Anak Krakatau Dilanda 3 Kali Gempa Vulkanik

Gunung Anak Krakatau. (Foto: BNPB)

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, masih tinggi. Sejak Rabu (16/1/2019) malam hingga Kamis (17/1/2019) dini hari tadi, Gunung Anak Krakatau mengalami tiga kali gempa vulkanik dalam.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM menyampaikan, sepanjang malam tadi, Gunung Anak Krakatau mengalami Kegempaan Vulkanik Dalam sebanyak tiga kali, dengan amplitudo 10-15 mm, S-P 1,3-1,6 detik, durasi 4-11 detik.

“Gunung Anak Krakatau sepanjang pengamatan ini juga mengalami Kegempaan Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 1-12 mm (dominan 3 mm),” kata Staf Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau melalui rilis yang diterima di Bandarlampung, Kamis (17/1/2019).

Gunung api di dalam laut itu saat ini ketinggiannya berkurang menjadi 110 meter dari permukaan laut (mdpl) setelah erupsi pada 22 Desember 2018 lalu. Sementara cuaca di sana terpantau mendung dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 25-26 derajat Celsius, kelembapan udara 0-0 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Visual gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Tidak terdengar suara dentuman. Ombak laut tenang. “Kesimpulan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), sehingga direkomendasikan masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius lima km dari kawah,” kata Deny.

Sebelumnya, Staf Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Jumono juga menyampaikan laporan aktivitas periode pengamatan 16 Januari 2019, pukul 12.00 sampai dengan 18.00 WIB, menyebutkan Gunung Anak Krakatau mengalami Kegempaan Embusan sebanyak 13 kali, amplitudo 3-8 mm, durasi 17-148 detik.

Gunung di dalam laut termasuk paling aktif di dunia ini saat diamati juga mengalami Kegempaan Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 1-9 mm (dominan 3 mm). Cuaca mendung. Angin bertiup sedang ke arah timur laut. Suhu udara 28-29 derajat Celsius, kelembapan udara 0-0 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Visual gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah. Kesimpulan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), sehingga direkomendasikan masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius lima km dari kawah.


Editor : Himas Puspito Putra