Status Gunung Anak Krakatau Turun Jadi Level II Waspada

Antara ยท Selasa, 26 Maret 2019 - 09:22 WIB
Status Gunung Anak Krakatau Turun Jadi Level II Waspada

Gunung Anak Krakatau saat erupsi beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Status Gunung Anak Krakatau Turun Jadi Level II Waspada. Penurunan status ini dikeluarkan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terhitung sejak Senin (25/3/2019).

"Berdasarkan hasil pengamatan analisis data visual maupun instrumental hingga tanggal 25 Maret 2019, maka tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau diturunkan dari level III (Siaga) menjadi level II (Waspada) terhitung tanggal 25 Maret 2019 pukul 12.00 WIB," kata Kepala Badan Geologi Rudy Suhendar di Kementerian ESDM Jakarta, Senin (25/3/2019).

Dia menjelaskan, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau cenderung menurun walaupun berfluktuasi kecil. Potensi erupsi masih ada namun dengan intensitas yang kecil dibandingkan periode erupsi Desember 2018. Dan sebaran material hasil erupsi yang membahayakan hanya tersebar pada radius 2 Km dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.

Rudy mengatakan, secara visual Gunung Anak Krakatau pascaperiode erupsi intensif sejak Juni 2018-9 Januari 2019, masih sesekali mengeluarkan letusan asap putih uap air dengan tinggi kolom asap maksimal mencapai 1.000 meter di atas puncak. Pengamatan energi tremor cenderung menurun walaupun berfluktuatif serta tidak memperlihatkan indikasi deformasi yang signifikan pada tubuh gunung api.

Rekomendasi pada tingkat aktivitas Level II Waspada ini agar masyarakat, pengunjung, maupun tidak beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau, yaitu di dalam Pulau Gunung Anak Krakatau.

"Masyarakat tidak diperbolehkan mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 2 km dari Kawah Aktif. Masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung harap tenang dan jangan mempercayai isu-isu tentang erupsi Gunung Krakatau yang akan menyebabkan tsunami, serta dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan BPBD setempat," katanya.

Gunung Anak Krakatau merupakan salah satu gunung api aktif yang berada di Selat Sunda, muncul di antara Pulau Panjang, Pulau Sertung dan Pukau Rakata (Komplek Vulkanik Gunung Krakatau).


Editor : Donald Karouw