Tarif Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Berlaku 17 Mei, Pengendara Mengeluh

Heri Fulistiawan ยท Kamis, 09 Mei 2019 - 14:52 WIB
Tarif Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Berlaku 17 Mei, Pengendara Mengeluh

Jalan Tol Trans Sumatera atau JTTS ruas Bakauheni-Terbanggi Besar. (Foto: iNews/Heri Fulistiawan)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id – Mulai 17 Mei 2019, PT Hutama Karya memberlakukan tarif bagi pengguna jasa di Jalan Tol Trans Sumatera atau JTTS ruas Bakauheni-Terbanggi Besar. Dengan demikian, masa gratis yang berlaku mulai 9 Maret 2019 berakhir 16 Mei 2019 pukul 00.00 WIB. Namun, hal ini dikeluhkan oleh para pengguna jasa.

Pemberlakuan tarif ini sesuai dengan risalah rapat di Kantor Cabang PT Hutama Karya Cabang Bakauheni-Terbanggi pada Rabu (8/5/2019). Salah satunya menyebutkan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menetapkan tarif JTTS ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 126,9 kilometer sebesar Rp900 per kilometer (km). Pemberlakuan tarif ini berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) PUPR Nomor 305/KPTS/M tahun 2019.

Menurut para pengguna jasa JTTS ruas Bakauheni-Terbanggi Besar yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 8 Maret 2019, tarif yang diterapkan tidak tidak sesuai dengan pelayanan yang diberikan oleh pengelola jalan tol. Meskipun ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sudah resmi dibuka untuk umum sejak 9 Maret 2019 dengan masa gratis berlaku selama sebulan, masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi.

“Ya, kami masih merasa penetapan tarif itu memberatkan. Apalagi, masih ada yang harus dibenahi di tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar ini. masih banyak jalan yang gelap dan rawan kejahatan,” kata pengguna jasa tol, Hariyanto, Kamis (9/5/2019).

BACA JUGA:

Polda Jateng Akan Gelar Simulasi One Way di Tol Pejagan hingga Brexit

Polda Jateng: Batas Aman Kecepatan Berkendara di Tol Trans Jawa 80-100 Km/Jam

Pengguna jasa tol lainnya , Imam, juga mengatakan, sejumlah pengendara mengeluhkan tarif tol yang sudah mulai dipasang di pintu-pintu tol. “Ya, Rp900 per km itu berat juga ya,” kata Imam.

Sesuai risalah rapat di Kantor Cabang PT Hutama Karya Cabang Bakauheni-Terbanggi juga disebutkan, besaran tarif Tol Bakauheni-Terbanggi Besar digolongkan dalam lima besaran tarif, yakni golongan I untuk sedan, jip, pikap, truk kecil, dan bus. Golongan II truk dengan dua gandar, golongan III truk dengan tiga gandar, golongan IV, truk dengan empat gandar, dan golongan V, truk dengan lima gandar.

Berdasarkan SK itu, tarif dari gerbang Tol Pelabuhan Bakauheni ke Kotabaru misalnya untuk golongan I dipatok Rp63.000, Natar Rp77.000, dan Terbanggi Rp112.000.

PT Hutama Karya Cabang Bakauheni-Terbanggi juga sudah melakukan persiapan untuk penerapan tarif tol. Penjualan kartu uang elektronik akan dimulai pada 16 Mei sampai 16 Juni 2019 dengan harga Rp25.000 dan saldo nol rupiah. Penjualan dilakukan di enam pintu gerbang, yaitu Kotabaru, Natar, Tegineneng Timur, Gunungsugih, Terbanggi Besar, dan barrier gate Terbanggi.

Selain itu, pada arus mudik dan balik Lebaran 2019 mendatang akan ada tambahan terbang tol sementara pada Simpang Susun Terbanggi Besar yang mengarah ke ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang dan sebaliknya. Kemudian, rest area akan disiapkan di tiga titik, yakni km 33, km 87, dan 116.


Editor : Maria Christina