Viral, 3 Oknum Polisi Lepas Rentetan Tembakan saat Hajatan Warga di Lampung

Andres Afandi ยท Kamis, 19 September 2019 - 16:42 WIB
Viral, 3 Oknum Polisi Lepas Rentetan Tembakan saat Hajatan Warga di Lampung

Oknum polisi melepaskan rentetan tembakan ke udara saat acara adat di Kabupaten Lampung Utara, Lampung. Video ini viral di media sosial. (Foto: iNews/Andres Afandi)

BANDAR LAMPUNG, iNews.id – Sebuah video amatir warga yang merekam rentetan tembakan senjata laras panjang pada acara hajatan warga di Kabupaten Lampung Utara, Lampung, viral di media sosial. Tiga pria bersenjata yang melepaskan tembakan diketahui oknum anggota polisi.

Dalam video viral berdurasi 48 detik itu terlihat seorang laki-laki memakai jaket ponco berwarna abu-abu menembakkan senjata laras panjang ke udara di area pesta hajatan. Selain dia, seorang laki-laki berkemeja batik juga melepaskan tembakan ke udara.


Oknum polisi melepaskan tembakan ke udara saat acara adat di Kabupaten Lampung Utara, Lampung. Video ini viral di media sosial. (Foto: iNews/Andres Afandi)

Sejumlah anak-anak terlihat berebut memungut benda yang diduga selongsong peluru di lokasi pesta. Video ini pun mendadak viral di media sosial dan menuai banyak reaksi dari warganet.

Terkait video viral itu, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad membenarkan, rentetan tembakan di acara hajatan warga itu melibatkan tiga oknum polisi. Ketiga oknum polisi yang terlibat yakni, Bharatu AI, oknum anggota Polair Polda Sumsel, Bripka MF, anggota Polsek Abung Tengah Lampung Utara, dan Briptu OK, anggota Satnarkoba Polres Waykanan.

BACA JUGA:

Video Haru Akhir dari Insiden Polisi Nemplok Mobil di Pasar Minggu

Viral Video Polisi Tendang Pemotor, Ini Penjelasan Wakapolresta Tangerang

Zahwani mengatakan, aksi yang viral di media sosial itu terjadi pada hari ketiga acara adat Begawi, yakni pada Minggu (15/9/2019) lalu. Salah satu prosesi dalam adat tersebut disebut turun mandi. Dalam prosesi turun mandi biasanya dimeriahkan dengan bunyi-bunyian letusan seperti mercon ataupun petasan.

“Jadi pada saat turun mandi memang sudah tradisi membunyikan letusan,” kata Zahwani, Kamis (19/9/2019).

Zahwani mengatakan, ketiga oknum polisi yang diduga merupakan bagian dari keluarga yang melangsungkan acara untuk merayakan anggota keluarga yang mendapat gelar adat. Ketiganya kemudian berinisiatif menggunakan senjata api untuk memeriahkan acara.

“Ini yang sempat viral di media sosial,” ujar Zahwani Pandra Arsyad.


Editor : Maria Christina