Viral Oknum Guru di Pekalongan Lampung Timur Tendang Kepala Siswa Disaksikan Teman Sekelas

Joko Joipra ยท Rabu, 02 Oktober 2019 - 13:25 WIB
Viral Oknum Guru di Pekalongan Lampung Timur Tendang Kepala Siswa Disaksikan Teman Sekelas

Sekolah SMP di Lampung Timur yang viral usai oknum gurunya tendang kepala siswa. (Foto: iNews/Joko Jodipra)diduga

LAMPUNG, iNews.id – Jagat maya viral dengan rekaman video oknum diduga guru salah satu SMP di Lampung Timur menendang kepala muridnya. Tindakan tak pantas seorang tenaga pendidik itu disaksikan siswa satu kelas.

Informasi yang dirangkum iNews, peristiwa dalam video viral ini diambil dari SMP yang ada di Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Dari sejumlah keterangan, diketahui jika saat kejadian, oknum tenaga pendidik sedang menghukum siswanya.

Kepala SMPN 1 Pekalongan Aida Aini membenarkan video yang telah beredar luas terjadi di sekolahnya. Pihaknya juga telah meminta keterangan oknum guru bernisial YY, warga Yosorejo, Kota Metro atas perbuatannya.

BACA JUGA: Dituduh Selewengkan Dana BOS, Guru Pukul Kepala Kepsek Pakai Palu

“Yang jelas saya sudah beri sanksi kepada oknum guru agar tidak mengulang perbuatannya. Ini telah terjadi, nasi sudah menjadi bubur,” ujarnya, Rabu (1/10/2019).

Menurutnya, dalam rekaman memang terlihat ada gerakan menendang, namun sebenarnya kenyataannya tidak seperti demikian.

“Kami juga sudah meminta kesepakatan dari wali murid. Kami paham sebagai orangtua. Artinya mereka mau memaafkan kejadian ini,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pengawasan Dinas Pendidikan Lampung Timur Gunadi mengatakan, sudah menindaklanjuti video kekerasan oknum guru terhadap siswanya. Langkah awal yakni dengan melakukan pemanggilan dan pembinaan jika memang terbukti bersalah.

"Kami akan lakukan langkah pembinaan. Oknum guru yang bersangkutan sudah kami panggil untuk diminta keterangan," katanya.

Dalam kasus kekerasan terhadap siswa oleh guru. Baik pihak yang terlibat maupun orangtua siswa sepakat untuk damai. Kendati demikan, sanksi terhadap YY tetap akan diberikan sekolah.


Editor : Donald Karouw